Zona Merah Tomohon, Jubir Yelly : Sudah Koordinasi Dengan GTPP Covid-19 Sulut

-MA-Penetapan Zona Merah Covid-19 terhadap Kota Tomohon bukan tidak berdasar, hal ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir), Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Virus Corona (Covid-19) Kota Tomohon, Yelly Potuh.

Dikatakan, Dia (yelly), menyusul adanya komentar Jubir GTPP Covid-19 Sulut, dr Steven Dandel tentang penamaan zona merah. Menurut Dandel, di Kementerian Kesehatan-RI tidak mengenal zona kuning, zona merah, zona hijau, zona oranye, terhadap suatu daerah yang sudah terdampak Covid-19. Yang ada hanya dua status, status daerah dengan importir case dan status daerah dengan transmisi lokal.

Meluruskan pernyataan mengenai status Tomohon zona merah, Jubir GTPP Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh menegaskan bahwa sebelum pihaknya mengumumkan penetapan zona merah Kota Tomohon, itu sudah terlebih dahulu dikoordinasikan dengan GTPP Covid-19 Sulut.

“Ya, sebelum mengumumkan kami koordinasikan itu dengan Gugus Tugas Provinsi, melalui dr Steven Dandel,” beber Yelly, Minggu (10/5/2020).

Penamaan Zona Merah Covid-19, itu ditetapkan terhadap daerah yang wilayahnya sudah transmisi lokal penyebaran Covid-19. “Nah, untuk Kota Tomohon memang penyebarannya sudah transmisi lokal atau penularan setempat,” terang Yelly.

Baca juga:   Rolling Pejabat Di Awal Tahun Politik

Dikatakannya bahwa masyarakat Kota Tomohon tidak perlu resah dengan hal tersebut. Ditetapkannya Kota Tomohon sebagai Zona Merah Covid-19 agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, “harus disiplin.” terang Yelly.

Diketahui, penetapan Zona Merah Covid-19 di Kota Tomohon sebelumnya diumumkan melalui rapat promosi kesehatan Kemenkes-RI, yang dilaksanakan pada, Rabu 6 Mei 2020. Rapat tersebut diikuti oleh seluruh kepala dinas kesehatan se Provinsi Sulut yang digelar melalui VidCon.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments