VAP Di Demo, KBP3 Sulut Meradang, Hanny Pantouw Bukan Anak Polisi

Inewscrime –  Manado – Baru baru ini ormas Laskar manguni indonesia LMI melakukan aksi damai di depan kantor kejagung RI dan KPK dengan tuntutan kasus korupsi pemecah ombak di likupang timur minahasa utara yang negara telah di rugikan 8,8 milyar itu harus diungkap hingga aktor intelektuaknya.   Dalam orasinya HENDRA JACOB  menegaskan bahwa diduga kuat aktor intelektualnya adalah bupati Minut Vonny Anneke Panambunan sebagaimana yang tercantum dalam surat dakwan jaksa penuntut umum yang dibacakan di depan persidangan.

Akan hal tersebut membuat KBP3 sulut geram, mereka tidak terima ketika ada upaya yg diduga menyerang ketua PD Vonnie Anneke Panambunan. Hal tersebut terpantau oleh awak media kami dalam komentar media sosial facebook.

Rubby worek dalam postinganya menukis bahwa : Bukan sekedar meradang, eksistensi KBPP-Polri siap dipertaruhkan, ketika Ketuanya didemo. Karena Ketua selaku user di Pemkab Minut sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan institusi yudikatif yang berkompeten melakukan tugasnya tanpa ada interfensi dari pihak manapun. Ketika ini telah berjalan tendensius, fakta-fakta sebagai hak jawab dari ketua PD diabaikan. Semua harus bergerak. Tinggal menunggu konsolidasi KBPP-Polri.

Baca juga:   Andrei Angouw Hadiri Hut GMIM ke 52 Eben Haezar Bumi Bringin Manado

Dalam postingan tersebut memyebut bahwa Pdt Hanny Pantouw selaku Wanhat tidak pantas melakukan aksi demo terhadap ketua KBP3 sulut VAP masih ada cara lain untuk menyampaikan aspirasinya.

Hanny pantouw itu bukan anak polisi kenapa dia bisa masuk struktur menjadi Wanhat KBP3 sulut.  Rukis acount facebok xxx.

Berikut link medsosnya https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=157594741704767&id=100023627260959

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments