Tim EFQR LANAL Tahuna Sikat WNP Ilegal di Rumpon

INewsCrime.Com – Pada Hari Rabu 28 Februari 2018, pukul 04.30 WITA berlangsung giat Operasi Gabungan antara TNI AL Tahuna dengan Tim Pora di wilayah perairan Kab Kepulauan Sangihe dengan menggunakan 2 unsur Alpung Lanal Tahuna Kal PSH 1-8-31 sebagai Pusat Kendali Utama dan Sea Rider Lanal Tahuna sebagai Tim Penindak di Laut .

Hadir dalam giat Ops Tim Pora sebagai berikut :
1.Mayor Laut (P) Agung Dwi.H.D (Pasintel Lanal Tahuna)
2.Bapak Aditya (Kasiwasdakim Imigrasi Kelas II Tahuna)
3.Lettu Laut (P) Sunato (Dankal Sangihe)
4.Tim EFQR Lanal Tahuna
5.2 (dua) Staf Imgrasi Kelas II Tahuna.

Kegiatan operasi gabungan ini digelar karena adanya pengembangan Informasi dilapangan tentang banyaknya warga negara Philipina (WNP) Illegal yang masih berada di sekitar Tahuna dimana mereka di pekerjakan sebagai penjaga Bagan / Rumpon.

Berdasarkan informasi awal tersebut komandan Lanal Tahuna Kolonel laut (P) Setiyo Widodo memerintahkan Pasintel Lanal Tahuna mayor laut (P) Agung Dwi Handoko untuk melaksanakan penyelidikan maritim (Lidmar)

 

Dengan berbekal informasi dan data yang akurat dari tim lidmar LANAL Tahuna yang telah melaksanakan Matbar satu hari sebelumnya mengenai titik posisi koordinat Rumpon dan informasi adanya penjaga rumpon yang merupakan WNP Illegal, selanjutnya Komandan Lanal Tahuna memerintahkan Tim EFQR dan Tim Pora Tahuna di bawah pimpinan Mayor Laut (P) Agung Dwi Handoko utk melaksanakan Penindakan dengan menggunakan 2 Unsur Alpung Milik Lanal Tahuna yang di lengkapi dengan:

Baca juga:   Sasikome Terpilih Kapitalaun, Mari Bangun Desa Kita secara Gotong Royong

– 1 Sea Rider terbaru dimiliki Lanal Tahuna dengan kecepatan 40 Knot.

– 6 Anggota bersenjatakan SA VZ kaliber 7.6 mm.

Selama pelaksanaan giat Operasi tim EFQR melaksanakan manuver menuju titik koordinat rumpon yang terdapat WNP Illegal serta menemukan adanya Bagan pd posisi data sbb:

>.Pukul 06.10 WITA di Bagan nama Bedak titik koordinat
3* 30′ 26 N- 125* 20 ‘ 19 ” E milik bu Alfia (Nel Tidore) terdapat Nelayan WNP 2 (dua) orang.

1.Nama : Pranee
TTL. : Kawas,21 Agustus 1977
Alamat. : Kawas,Saranggani Prabin Philipina

2.Nama. : Marcelino
TTL. : Kawas, 18 Mei 1974
Alamat. : Kawas,Saranggani Prabin Philipina

>Pukul 06.45 WITA di bagan pd titik koordinat 3* 30′ 33 ” N – 125* 15′ 32″ E milik bapak Kadir terdapat Nelayan WNP 1 (Satu) Orang.

1.Nama. : Leonard Banaba
TTL : Alabil, 04 September 1993
Alamat. : Ance Kawas/Alabil,Saranggani Philipina

>.Pukul 07.10 WITA di bagan pd titik Koordinat 3* 31′ 15 ” N – 125* 13′ 19″ E
milik bapak Ikhsan Manado terdapat Nelayan WNP 3 (tiga) orang.

Baca juga:   Dibawah Pimpinan Coach Wensijo, Tim Scorpion Berhasil Ciduk Pelaku Pencurian Kelas kakap

1.Nama. : Almario
TTL. :Alabil,19 Januari 1981
Alamat. : Yorpo Saranggani Philipina

2.Nama. : Buni Pasio
TTL. : Alabil, 21 September 1996
Alamat. : Amasan Saranggani Philipina

3.Nama. : Bonjeng Amasan
TTL. : Kawas,16 Nomember 1968
Alamat. : Kawas,Saranggani Philipina

> Pukul 08.00 WITA di bagan pd titik koordinat 03* 32′ 38″ N – 125* 14′ 01″ E milik bapak Kamal terdapat Nelayan WNP 2 (dua ) Orang.

1.Nama. : Elisar Belo
TTL. :Davao,14 April 1976
Alamat. : Alabil Kawas Saranggani Philipina

2.Nama. : Mario Masamluk
TTL. : Kawas, 01 Desember 1974
Alamat. : Kawas Saranggani Philipina

Pada saat diketemukan WNP Illegal yg berada di setiap bagan maka secara bertahap WNP tsb di bawa menuju ke KAL PSH untuk dilaksanakan pendataan , Selanjutnya tim penindak Sea Rider melanjutkan pemeriksaan ke bagan yg lain nya

Total keseluruhan WNP Illegal yg terjaring operasi gabungan berjumlah 8 orang yang tidak mempunyai dokumen pribadi berupa ID Card, Dok PLB , Pasport maupun surat ijin tinggal dan bekerja di Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan sementara kedelapan WNP Illegal tinggal di Tahuna bervariasi dari minimal 2 tahun hingga 15 tahun.

Baca juga:   ketua festival seni pemuda GMIST Usir Wartawan

Kebanyakan WNP tersebut tidak berani berdiam didaratan / Tahuna untuk menghindari petugas Tim Pora.

Untuk Selanjutnya kedelapan WNP Illegal dibawa menuju Lanal Tahuna untuk dilaksanakan pengalaman sebelum di serahkan ke pihak imigrasi untuk dilaksanakan proses lebih lanjut

>.Pukul 10.10 WITA Kal Sangihe tiba di Pelabuhan Nusantara Tahuna sandar badan ke 2 (Dua) KNP.343 KPLP Tahuna.

>.Pukul 10.13 WITA Giat Patroli terbatas selesai,selama giat berjalan dengan aman dan lancar.

 

Komandan pangkalan TNI AL Tahuna Kolonel (P) Setiyo Widodo pada INewsCrime.Com menjelaskan maksud dan tujuan di adakannya giat ini adalah untuk menajamkan fungsi TNI AL (Lanal Tahuna) dalam hal penegakan hukum terhadap warga negara Philipina ilegal yang melakukan kegiatan di perairan Sangihe. (BoB)

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of