Tiga Subkontraktor Kecewa dengan Kinerja PT Sino Road dan PT Hutama Karya

Airmadidi,inewscrime.com – Proyek pembangunan Jalan Tol Road Development Of Manado-Bitung Project yang di percayakan Pemerintah pada PT Sino Road And Bridge Group co.LTD. PT Hutama Karya (Persero) di Sulawesi utara merupakan salah satu Mega Proyek dari sekian banyak proyek yang ada di Indonesia.

Provinsi Sulawesi Utara, khususnya masyarakat Kabupaten Minahasa utara (Minut), pembangunan jalan tol sangat menguntungkan dalam segala aspek.

CV Aurelio,PT Angkasa Wastu Pratama,PT Borneo Celebes dan Internasional adalah tiga (3) Subkontraktor adalah mitra kerja dari PT Sino Road dan PT Hutama Karya dalam  pembangunan jalan tol.

Siapa menyangka,ternyata cara kerja kemitraan PT SINO ROAD AND BRIDGE GROUP co.LTD yang merupakan tandem dari PT. HUTAMA KARYA (Persero) akan menuai kecaman dan caci-maki dari ke tiga (3) pihak subkon yang bernaung dibawah perusahaan China itu.

Yudi,Wakil Direktur (Wadir) CV Aurelio salah satu dari ke tiga (3) Subkon,mengeluhkan sistem kerja yang diterapkan PT Sino Road And Bridge Group co.LTD sangat mengecewakan para Subkontraktor karena uang pembayaran hasil kerja mereka yang sudah berbulan bulan tidak di bayarkan,Senin (02/10).

“Mereka tidak mau membayar hak kami padahal kami kerja sudah berbulan-bulan, dan hasil serta volume pekerjaan antara kami dan mereka, ada,” keluh Yudi Wadir CV Aurelio.

Bukan hanya CV Aurelio yang merasa di kecewakan,salah seorang perwakilan dari Subkontraktor lainnya angkat bicara dengan permasalahan yang sama mereka alami.

Baca juga:   Dosen (PTIK), Jad Dosen Luar Biasa Di Unsrat Manado

“Ditambah kami, berarti sudah ada tiga (3) perusahaan yang diperlakukan sama, yaitu hak tidak dibayar.Ini kan tidak prosedural, sikap ini hanya menghambat apa yang sudah di cita-citakan oleh Presiden Republik Indonesia. Proyek raksasa, pekerjaan besar, tapi pola kerja mereka tidak profesional, “kata wakil Subkon lainnya.

Perlu diketahui bersama, ada beberapa subkon juga pekerjaannya dihentikan akibat penagihan belum diselesaikan oleh PT Sino Road And Bridge co.LTD. dan PT Hutama Karya (persero) sebagai development. Bahkan terinformasi, ada subkon yang bahkan dibayar hak-nya, tapi mereka akan diputus kontrak. 

(Rein)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments