Terobosan HEBAT dr Enrico Rawung, Libatkan Kejaksaan Mengawasi Langsung Pembangunan 4 Instalasi Di RS Noongan

Foto : dr Enrico Rawung Saat Di Wawancarai Media

Langowan, INewscrime.com- Keputusan Gubernur Sulut Olly Dondokambey menempatkan dr Enrico Rawung sebagai Direktur Rumah sakit Noongan Langowan di Kab Minahasa ternyata tepat dan berbuah manis.

Setidaknya hal tersebut yang disakasikan langsung oleh Komisi 4 Deprov Sulut saat melakukan kunjungan kerja dirumah sakit tersebut.

“Apa yang di lakukan oleh dr Enrico Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan patut dijadikan contoh oleh RSUD lainnya milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bahkan SKPD yang ada di lingkup Pemrov Sulut, “ujar” James Karinda ketua Komisi IV Deprov Sulut.

Dalam pemaparan singkat yang di lakukan oleh dr Enrico Rawung terungkap bahwa pembangunan RSUD Noongan yang pimpinan Direktur Utama Enrico Rawung itu, menggandeng pihak Kejaksaan untuk mendampingi proses pembangunan empat insatalasi, yakni, IGD,Farmasi,Gizi,dan CSSD. Dengan anggaran kurang lebih 10 miliar yang didanai melalui APBD 2017,

Foto : Design RS Berstandar Internasional Yang Akan Di bangun di Belakang RS Noongan Yang Lama.

“Sesuai program bapak presiden untuk pembentukan TP4D, Kejaksaan diminta mendampingi proses pembangunan proyek-proyek strategis nasional. Dasar itu, kami meminta suraf permohonan untuk pendampingan dan diminta untuk mempresentasikan, dan disetujui” terang dr Enrico pada sejumlah media yang meliput afenda komisi IV Deprov Sulut tersebut.

Baca juga:   Dinas Pariwisata Kotamobagu Gelar FGD Untuk Mendorong Peningkatan Dan Pengembangan Pariwisata

Komisi IV lewat Ketua Komisi IV Deprov Sulut, Jems Karinda benar benar memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Rawung.

“Ini contoh keterbukaan dalam menggunakan uang rakyat, kita berkaca pada kasus-kasus sebelumnya pejabat RSUD sampai terjerat kasus hukum karena proyek pengerjaan bangunan yang tidak sesuai dan menjadi

“Kita kan bisa lihat sendiri, bangunan-bangunan ini dikerjakan dengan  dengan baik, bahkan ini sesuai dengan kebutuhan rumah sakit, karena biasanya ada kontraktor nakal, mereka pikir membangun rumah sakit sama dengan bangun kantor, ” sambung politisi Demokrat itu. Dalam kesempatan tersebut dr Enrico juga memaparkan konsep pembangunan RS Modern berstandar internasional tanpa harus meninggalkan struktur lama dari bangunan yang ada sekarang.

Yang pasti dengan kondisi seperti ini komisi IV akan berjuang untuk meningkatkan anggaran untuk membangun rumcah sakit ini lebih bagus lagi kedepannya. Salah satu upaya kami adalah dengan mengupayakan pinjaman lewat PT. SMI yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) yang adalah perusahaan pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009 sebagai Badan Usaha Milik Negara ( BUMN),”tukas Karinda lagi.

Baca juga:   Prajurit Infanteri Merupakan Cerminan Jati Dirinya Sebagai Tentara Rakyat

Diketahui, turut  dalam kunjungan tersebut Sekertaris Komisi Fanny Legoh, personil komisi IV yakni Siska Mangindaan, dan Muslimah Mongilong. (Bob)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments