Terindikasi Ada Dugaan Pungli di Unima

Minahasa,inewscrime.com – Sungguh memalukan dan tidak terpuji tindakan yang dilakukan oleh salah satu oknum pimpinan tinggi Universitas Manado (Unima).

Tindakan tidak terpuji tersebut dilakukan oleh SK alias Syull yang diduga telah mencemarkan nama baik institut perguruan tinggi Unima bahkan nama baik pimpinan kampus dalam hal ini Rektor.

Pasalnya SK diduga melakukan perbuatan yang jelas jelas sudah terpampang di depan kantor pusat Unima mengenai Saber Pungli yang dibentuk oleh Rektor Unima Prof DR Julyeta Paulina Runtuwene Msi DEA.

Menurut laporan dari mahasiswa,SK adalah Kaprodi di salah satu jurusan yang ada di Unima,melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap beberapa mahasiswa saat sebelum pelaksanaan Wisuda yang digelar di Hotel Sutan Raja Kalawat,Kabupaten Minahasa Utara pada tanggal 6 Maret 2018.

“Jujur Saja sekarang,mau tandatangan IPK dan Surat pengesahan harus diberikan uang satu juta, lima ratus ribu untuk Dekan dan lima ratus ribu untuk Kaprodi. Kalau tidak ada uang, tidak akan ada tandatangan, ” beber sejumlah mahasiswa di salah satu rumah kopi di pusat Kota Tondano dengan nada emosi, Selasa (13/03/2018) kepada sejumlah Wartawan.

Lanjut mereka, bukan hanya itu saja yang kami berikan, ada uang sebesar enam juta untuk ujian yang diberikan ke Kaprodi.

“Buka-bukaan saja sekarang.Ada uang enam juta yang diberikan untuk Ujian,” tutur mereka. 

Saat dikonfirmasi, SK alias Syul membantah jika dirinya melakukan Pungli. 

“Saya tidak pernah menerima atau pun melakukan pungutan kepada mahasiswa sepeser pun,”tuturnya.(Red)

Bagikan berita ini!

Baca juga:   Jika DiPercayakan Sebagai Calon Wakil Bupati Minahasa, Jeany Mumek Berjanji Akan Mempercantik Minahasa

avatar
  Subscribe  
Notify of