Terbukti Cabul, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan di hukum Tujuh Tahun Enam Bulan Penjara

iNewsCrime.Com- Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan Kasmu dieksekusi saat akan memimpin rapat komisi oleh tim jaksa. Penangkapan Kasmu dilakukan karena kasasi Jaksa Penuntut Umum atas kasus pencabulan yang dilakukan Kasmu dikabulkan Mahkamah Agung.

“Karena putusannya sudah inkracht, kemudian dieksekusi jaksa,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Richard Marpaung saat dikonfirmasi detikcom, Senin (22/1/2018).

Menurut Richard, eksekusi Kasmu berdasarkan Putusan bernomor 2645 K/Pid.Sus/2016 yang diterima Pengadilan Negeri Kabupaten Bangkalan pada Oktober 2017 lalu. Dalam putusan tersebut, Kasmu harus menjalani hukuman selama 7 tahun 6 bulan serta pidana denda sebesar Rp 100 juta subsider 6 (enam) bulan kurungan.

Ia mengungkapkan, eksekusi Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan dilakukan oleh tim jaksa eksekutor tanpa ada perlawanan dari yang bersangkutan.

“Tim jaksa eksekutor mendatangi kantor Kasmu bertugas yakni Gedung DPRD Bangkalan pada Kamis siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Dieksekusi saat memimpin rapat. Tidak ada perlawanan dari terpidana yang kami eksekusi. Yang bersangkutan dibawa ke Lapas Klas I Surabaya di Porong,” ungkapnya.

Baca juga:   Komite I DPR-RI Terima Audensi FORKOMNAS-DOB

Kasus ini berawal dari penggerebekan petugas Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim di Hotel Oval Surabaya, 2 Februari 2015 silam. Waktu itu, polisi menyelidiki kasus penembakan aktivis di Bangkalan, Madura. Nah, di salah satu kamar hotel polisi memergoki Kasmu bersama perempuan di bawah umur. Ia diadili karena dakwaan cabul.

Di pengadilan tingkat pertama, Kasmu dinyatakan tidak terbukti melakukan perbuatan cabul. Jaksa Penuntut Umum Kejari Surabaya lalu kasasi ke Mahkamah Agung dan dikabulkan. MA memutus Kasmu terbukti berbuat cabul dan menghukumnya tujuh tahun dan enam bulan penjara serta denda Rp 100 juta subsidair enam bulan kurungan.

(Red)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments