Tembok China! Runtuh Di Tangan “Duo Minion”

-MA-Pebulu tangkis Ganda Putra indonesia Kevin dan Gideon yang di juluki “Duo Minion” menghebohkan di kejuarann bulutangkus Fuzhao Open 2019. Negeri China. ada dua putera Indonesia yang kembali mengukir prestasi dunia. atlit bertubuh kecil namun mampu membuat raksasa-raksasa di lapangan bulutangkis jatuh bangun.

“Tembok China” yang sejak dulu jadi momok para pemain Indonesia di olahraga tepok bulu, kini harus gigit jari dan jadi penonton. Bicara kehebatan ganda nmr satu dunia ini lebih menarik jika perspektifnya dari warga Tiongkok. Lewat weibo, mereka tak habis pikir dalam dunia bulutangkis ada pemain seperti “duo minion” yang memiliki permainan unik, cepat dan mematikan, namun atraktif.

Kata pengemar bulutangkis Negeri Panda “Apakah mereka manusia atau robot?,” Yang lain menyahut, “Saya benci mereka, tapi permainan mereka sangat menarik.” Tak kalah, netizen China lainnya mengatakan, kenapa kita tidak ambil dan bayar mahal pelatih mereka? yang lain menimpali “Mereka tak terbendung, sekalipun oleh robot (Tiongkong).”

Gaya permainan Kevin dan Gideon memang unik. cepat, solid dibumbui permainan akrobatik, membuat permainan mereka sangat menghibur ditonton. Bahkan oleh lawan sekalipun.

Baca juga:   Ini Alasan Pemerintah Ngutang ke Jepang Untuk Bangun MRT DKI

(juara Fuzhao Open 2019. Negeri China)

Prestasi mentereng disertai julukan ditujukan kepada para minions dari Negeri China. Kevin dijuluki fans badminton dunia dengan si tangan petir dan the flying Kevin, sedangkan rekannya Marcus Gideon didaulat dengan julukan lebih soft The Smiling Sun (senyum matahari). Pelatihnya Harry IP dijuluki “Coach Naga Api”.

Rekor yang kini sudah diraih yaitu delapan gelar juara 2019 dan total meraih 16 gelar sejak kejuaraan titel BWF World Tour digunakan pada 2018. Jika digabungkan dengan gelar yang diraih pada ajang BWF Superseries, maka Marcus dan Kevin sudah meraih 26 gelar dalam ajang individu kelas elite.

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of