Syerly Adelyn Membuka Kegiatan Workshop SIMDA Integrated Perencanaan Tahunan

-MA-Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan yang sering disapa (SAS) menghadiri  sekaligus membuka Workshop SIMDA Integrated Perencanaan Tahunan yang dilaksanakan di Hotel Villa Emita Kakaskasen Tomohon, Rabu (5 Januari 2020).

Kegoatan ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari setiap Perangkat Daerah yakni para Kasubag, Perencanaan dan Operator.

Wakil Walikota SAS pada kesempatan itu memyampaikan sambutan Walikota Eman mengatakan E-planning atau sistem informasi perencanaan memfasilitasi bapelitbang dan perangkat daerah dalam penyusunan program kerja, sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan efektif, efisien dan terintegrasi.

E-planning adalah sebuah alat yang dapat mengintegrasikan penyusunan RPJMD, RKPD, KUA/PPAS, KUA/PPAS Perubahan, RKPD Perubahan Kota Tomohon agar dapat terselesaikan dengan mudah, cepat, tepat dan sesuai dengan amanat Permendagri no. 86 tahun 2017.

Sementara e-budgeting adalah bentuk akuntabilitas juga transparansi dari pemerintah daerah terkait pengelolaan keuangan. E-planning dan e-budgeting merupakan bagian dari upaya sinkronisasi antara kebijakan dan program daerah dengan kebijakan dan program nasional.

 

Tujuannya agar terjadi sinergitas antara perekonomian daerah dan nasional, pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Baca juga:   DPRD KOTA TOMOHON DALAM PENANGANAN COVID-19

Implementasi e-planning dan e-budgeting pemerintah Kota Tomohon masih terpisah sehingga perlu dibangun sistim informasi yang mampu mengintegrasikan antara sistim perencanaan (e-planning) dan sistim penganggaran (e-budgeting), Jelas SAS.

 

SAS berharap agar seluruh jajaran pemerintah daerah dapat memahami tugas pokok dan fungsinya untuk menjabarkan visi serta misi pembangunan daerah yang termuat dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2016 – 2021 sebagaimana ditetapkan dalam perda nomor 6 tahun 2018 ke dalam rencana program dan kegiatan masing – masing perangkat daerah baik renstra maupun renja.

Sistem berbasis e-planning kiranya dapat dikendalikan dan dikoordinasikan oleh Bapelitbang dan diintegrasikan dengan e-budgeting yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon.

Hal ini untuk mencegah inkonsistensi antar dokumen perencanaan, baik pada tingkat program maupun kegiatan yang termuat dalam renja dan renstra perangkat daerah, terhadap RPJMD serta mencegah munculnya program atau kegiatan setelah pembahasan KUA/PPAS.

Implementasi e-planning Simda integrated BPKP merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah Kota Tomohon dalam program pencegahan korupsi, sebagaimana telah disepakati bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga:   Pandeirot Serahkan 20rb Masker Kepada Ketua Relawan C-19 Kota Tomohon Dr. Olga Karinda

Apa yang kita lakukan ini adalah tindak lanjut rencana aksi pencegahan korupsi pemerintah Kota Tomohon yang telah terintegrasi.

Oleh karena itu pelaksanaan workshop ini tidak hanya sebatas acara seremonial saja, tetapi wajib dilaksanakan dan diwujudnyatakan.

Melalui penggunaan sistem e-planning Simda integrated dalam pembangunan ini, nantinya akan menjadikan target pembangunan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena didasarkan pada data informasi yang terintegritas di dalam sistem, bahkan penerapan aplikasi e-planning dalam perencanaan pembangunan daerah dapat memberikan kemudahan bagi semua pihak, baik masyarakat maupun semua pemangku kepentingan terhadap akses informasi.

Sebagai acuan pembangunan yang mensejahterakan adalah pembangunan yang dimulai dari perencanaan yang tepat sasaran. Karena itu pemerintah kota tomohon membutuhkan komitmen dari seluruh pihak dalam penerapan e-planning simda integrated sebagai upaya mewujudkan rencana pembangunan daerah yang berkualitas.

“Kepada seluruh peserta kiranya dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya”

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Tomohon Ir. Enos Pontororing, MSi, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu, beserta jajaran pemerintah Kota Tomohon lainnya.

Baca juga:   SAS Menjalankan Tugas! Catat 4 Pasangan Pernikahan Baru

Narasumber : Koordinator Pengawasan BPKP Provinsi Sulut Mardiyanto Arif Rakhmadi, Fasilitator BPKP Provinsi Sulut Yoanes Tukijan dan Harkita Sinaga.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments