Sulut United Lolos Dari Degradasi, Berikut Testimoni Ricky Nelson dan M. Ridho

Foto (ist): Coach Ricky Nelson, M Ridho (Sektim Sulut United) dan Pemain Sulut United.

Manadoaktual.com- Datang ke Manado menggantikan pelatih gaek Herry Kiswanto dengan target membawa Sulut United keluar dari jurang degradasi, banyak yang ragu coach Ricky Nelson mampu untuk melakukannya.

Apalagi saat pertandingan pertama dirinya menukangi Sulut United, tim berjuluk “Gorango Utara” ini kembali menelan kekalahan dari Martapura FC 1-0 publik bola Sulut pun semakin yakin dirinya tak akan mampu memenuhi target yang di bebankan padanya.

Namun Ricky Nelson tetap optimis, pasca kekalahan dari Martapura FC, bahkan dirinya berkata ada perubahan cara bermain dari anak buahnya dan dirinya yakin melawan PSBS Biak timnya akan mendapatkan poin.

Benar saja, saat tandang ke Biak (PSBS Biak) 1 poin dibawa pulang Herrie Lontoh cs. Dilanjutkan dengan kemenangan dramatis 1-0 dari Persis Solo di stadion Klabat dimana pada pertandingan tersebut sekali lagi coach Ricky menunjukkan kualitasnya dengan melakukan pergantian pemain yang jitu dan akhirnya mampu merubah pola permainan serta memecah kebuntuan ketika gol Gusti Sandria bersarang di gawang Persis Solo.

Baca juga:   Seruan Ganti Herkis Menggema, Brigatta The Man Kritisi Mangemen

Usai menang dari Persis Solo, Mission Impossible pun kembali di jalankan oleh coach Nelson karena harus berlaga di PSIM Jogjakarta dan Persik Kediri yang notabene PSIM butuh poin untuk mengamankan posisi 8 besar dan Persik Kediri yang walupun telah lolos ke. 8 besar namun tak ingin dipermalukan didepan publiknya sendiri dan bertekad menutup pertandingan terakhir di wilayah Timur dengan kemenangan.

Dan sekali lagi pelatih yang selalu tampil nyentrik saat pertandingan ini menunjukkan kepiawaiannya, strateginya merubah beberapa posisi pemain seperti Mahdi Albar, Busari dan Herrie Lontoh ternyata berbuah 6 poin saat Sulut United membungkam tuan rumah PSIM Jogjakarta 2-0 dan Persik Kediri 2-1.

Pasca 2 kemenangan tersebut, partai tunda yang dimainkan antara PSIM dan Persatu Tuban yang dimenangkan oleh PSIM akhirnya memastikan Sulut United lolos dari jurang degradasi karena poin 26 yang dimilikinya sudah aman sekalipun terkejar oleh Persatu Tuban yang akan memiliki poin yang sama 26 jika memaksimalkan 2 partai sisa melawan Persewar Waropen dan Madra FC namun Persatu Tuban kalah head to head dari Sulut United (4-2).

Baca juga:   Penonton Semakin Berkurang, Laskar Klabat Dan Barol Minta Harga Tiket Masuk Stadio Klabat Di Tinjau Kembali

Menanggapi keberhasilannya membawa Sulut United keluar dari jurang degradasi Ricky Nelson berterima kasih untuk kerja keras semua pemain.

“Dengan hasil ini dipastikan Kita (SULUT UNITED)
BERTAHAN DI LIGA 2, Saya mengucapkan terima kasih utk kerja keras pemain semua nya selama 5 game terakhir. Tanpa kalian sulit target akan terwujud. Kerjasama Kita semua itu kunci kekuatan Kita,”ujarnya.

Coach Ricky pun mengajak semua pemain Sulut United untuk menyelesaikan dengan manis pada game terakhir pada 21 oktober.

“”Mari Kita selesaikan dengan Manis pada tgl 21 okt di game terakhir, Sekali lagi terima kasih semua nya. Syukur pada Tuhan Yang Maha Esa..Amin,”tandasnya.

Tak hanya Coach Ricky, M Ridho Sekretaris Tim Sulut United  pun berterima kasih untuk semua bentuk dukungan untuk Sulut United.

Dalam testimoninya M Ridho menulis sebagai berikut:
“setiap dukungan, sentimen negative, cacian dan kritik untuk kami, telah kami konversi menjadi energi positif di lapangan. Poin sempurna di 2 laga away adalah hal yang luar biasa bagi kami, hasil dari persiapan kami melalui kerja keras, keseriusan latihan dan rasa tidak ingin kalah yang selalu ditanamkan di dada setiap elemen tim.

Baca juga:   Tiraining Center Di Jogja, Sulut United Jajal Tim Lokal

Kami memang masih muda, masih dalam proses dan menuju untuk menjadi klub yang profesional dengan bagaimana menghargai kerja keras tim dalam bentuk apapun.

Tentunya kami juga selalu respect terhadap lawan kami dan supporter lawan. Pada dasarnya sepakbola adalah pemersatu dan hiburan bagi penikmatnya. Bukan untuk sebaliknya.

Perjuangan kami belum selesai hingga Liga 2 2019 selesai, mari berjuang kembali di last match Wilayah Timur bertemu @persewarwaropen2005, 21 Oktober 2019 di Stadion Klabat. Kami butuh dukungan kalian langsung!

From North Celebes with 💙 🇮🇩

#marijoberjuang #torangnimaukalah #torangsulutunited #sulutunited #bagejo

(*/rkm)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments