SPEKTAKULER JPKP GELAR BAZZAR UMKM 2020 Di MEGA MALL MANADO

SPEKTAKULER JPKP GELAR BAZZAR UMKM 2020 DI MEGA MALL

Manadoaktual.com, SULUT Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Nasional Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), gelar Bazzar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 2020 dengan tema, ” UMKM Jualan Lagi “.

Ditengah merebaknya pendemi Covid -19 di Sulawesi Utara saat ini, JPKP tampil perdana mengadakan Bazzar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) 2020 di Atrium Mega Mall Manado Sabtu, (29/08/2020).

Bazzar UMKM yang pelaksanaan tepatnya di pusat perbelanjaan gedung megamall Manado, hajatan ini terbilang sangat spektakuler karena selalu di padati warga, mulai sejak acara pembukaan 15 agustus hingga penutupan 29 agustus 2020, hal tersebut di Katakan Ketua JPKP Nasional Sulawesi Utara Tammy TW.Gerrits.

“Bazzar produk usaha dari para pelaku bisnis UMKM, di Sulawesi Utara, meski daerah ini tengah merebak pandemi Covid 19,” Kata Tammy Gerrits.

” Kegiatan bazzar ini lahir untuk menjawab saat Indonesia, khusus di Sulawesi Utara tengah lesu dan merosot daya beli sehingga para pelaku UMKM ini ada banyak yang tidak lagi menjalankan usaha, karna pendapatan mereka berkurang, hal ini di akibatkan karena pandemi Covid 19, sehingga inisiatif untuk kembali bangkit pelaku UMKM terus membahana dan akhirnya kegiatan mulai bergerak dan beraktifitas kembali, selain itu, berharap jika usaha pelaku UMKM dapat bertumbuh dan berlanjut, kemudian kegiatan ini di dukung pihak owner Mega Mall, pihak indomaret alfamart, Alfa midi, dan perbankan, ” Ungkap Tammy.

Baca juga:   Hendra Jacob : Saya Tidak Mau Munafik Dan Sok Suci

Lanjut Argonas Hutabarat perwakilan dari Bank Indonesia dalam sambutannya mengatakan kami menyambut baik kegiatan Bazzar UMKM yang di selenggarakan pihak JPKP Nasional Sulut dan sebagaimana di ketahui kami mendorong ikut bersama untuk pemulihan perekonomian Nasional akibat pandemi Covid 19,

” Kami menyambut baik kegiatan ini, dan di masa pandemi Covid 19 ini ada pembatasan-pembatasan social distancing sehingga pelaku usaha UMKM tak dapat jalankan usaha secara maksimal, akibatnya pendapatan berkurang dan kita di Sulawesi Utara ada banyak UMKM yang kehilangan omset dan di perkirakan sampai 30-40 persen,” tandas Hutabarat.

Hutabarat juga mengutip pernyataan Gubernur Sulut Olly Dondokambey bahwa Sulut harus penerapan New Normal, hal ini di maksud kata Hutabarat meski masih suasana pandemi Covid kita tetap akan melaksanakan tugas dan kerja dengan penerapan protokol Kesehatan.

” Situasi ini kita tidak kalah dalam keadaan, meski di tengah pandemi artinya ekonomi tak bisa berhenti kita harus jalan dan karena itu kita akan rekrut semua pelaku UMKM di daerah ini untuk di latih, perbaikan kualitas produksi dan bagaimana menjual secara on line, selanjutnya bagaimana bisa go ekspor, untuk menjual ke luar negeri, memang di akui kita mengalami pertumbuhan ekonomi yang terkontrasi secara nasional akibat pandemi maka kita harus optimis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, ” Jelas Hutabarat.

Baca juga:   Oktavian Walintukan Caleg Idola Warga Manado

Selain itu menurut Jahya Gultom, mewakili Kadis Koperasi dan UMKM, adalah sangat penting karena UMKM merupakan harapan perekonomian Sulawesi Utara.

” Ada program Bantuan Pemerintah Pusat untuk membantu memberikan modal kepada pelaku usaha UMKM sebesar 2,4 juta untuk di kelola, persyaratan sangat sederhana, di antaranya tidak ada pinjaman di bank, karena itu di harapkan bagi para pelaku usaha yang ada di seantero Sulut dapat berhubungan dengan dinas Koperasi dan UMKM di Kabupaten dan Kota mading-masing, agar pelaku ini bisa sejaterah, urai Jahya Gultom, kabid data dan usaha Dinas Koperasi UMKM Sulut.

Sementara itu kegiatan UMKM yang di laksanakan di pusat perbelanjaan Mega Mall ini di sambut baik pihak pengelola kawasan Mega Mall.

” Kita akan membantu menyediakan JPKP Corner, kita ada tempat 2×3 di sini megamall agar mereka para pelaku UMKM Sebisa secara bergiliran berjualan di Mall dan melakukan brending mereka sendiri, hal itu supaya bisa bersimulasi usaha perekonomian mereka supaya bisa berlanjut, lanjut lamanya berusaha di beri kesempatan selama dua tahun, karena situasinya masih sepi, “Ungkap Amelia Tungka.

Baca juga:   Rayakan HUT ke-68 Korp Baret Hitam, Kikav 10/MSC Gelar Syukuran

Di lain pihak pengurus JPKP menyambut baik respon dari pihak pengelola megamall untuk memberikan dukungan dan perhatian khusus bagi JPKP untuk menyediakan tempat JPKP Corner bagi para pelaku UMKM untuk berjualan di area megamall, Ungkap Isac Canon.

Hadir dalam kegiatan ini Dinas Koperasi UMKM, BANK Indonesia, Owner Mega Mall, JPKP Sulut serta para pelaku UMKM kabupaten dan Kota.

(Olvi. Kapojos)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments