Seruan Ganti Herkis Menggema, Brigatta The Man Kritisi Mangemen

Manadoaktual.com- Kembali meraih hasil imbang dikandang melawan Madura FC Jumat 23/8-2019 dalam lanjutan Liga 2 2019 menimbulkan sejumlah reaksi dari para pendukung Sulut United. Seruan ganti pelatih pun terdengar dari para suporter pun menggema.

Menanggapi hal tersebut, kelompok supporter Brigatta The Man lewat Ketua mereka Yansen Babay pada Manadoaktual.com justru balik mempertanyakan apakah dengan pergantian pelatih apakah itu solusi
untuk perubahan performa dan prestasi Sulut United.
“baik buruknya performa tim tidak selalu persoalan pelatih, kinerja pemain juga mempengaruhi, apakah dengan mengganti coach langsung menjadi solusi untuk perubahan performa dan prestasi Sulut United bagaimanapun juga kita harus bangga punya pelatih sekelas Herry Kiswanto dengan nama besar dan prestasinya, mari kita percayakan sepenuhnya terkait strategi dan tekhnis di lapangan pada Herkis dan Tim pelatih. Kami hanya sedikit Mengkritisi terkait starting eleven dan pergantian pemain yang lebih tepat yang mungkin bisa merubah hasil, “ujar Yansen.

Terkait pemutusan kontrak 2 pemain. Brigatta The Man mempertanyakan kebijakan pelatih memutus kontrak para pemain apalagi Kapten Tim Wawan Samma.
“kalaupun ada masalah non tekhnis atau masalah disiplin jangan langsung diputus kontrak. Minimal di beri punishmen dulu atau dicabut ban kaptennya dan di bangkucadangkan dulu. Bukan langsung diputus kontrak, “tandasnya.

Baca juga:   PSBS Tahan imbang Sulut United 2-2, Ini Penyebabya Menurut Herkis Dan Wawan Samma

Diketahui pada pertandingan pertama putaran performa pemain yang baru direkrut masih jauh panggang dari api. Penampilan Busari yang diharapkan bisa mendongkrak permainan tim sangat jauh dari ekspetasi penonton di stadion Klabat.

Hal tersebut diakui oleh pelatih Herry Kiswanto saat ditanyai awak media usai laga kemarin.
“saya sendiri bingung, saat latihan dia mainnya bagus sekali. Saya sampai tanya pada dia kenapa seperti itu permainannya,”tukas Herkis.

Herkis juga menyinggung terkait ketiadaan Wawan yang dianggap membuat Sulut United seperti kehilangan roh dalam tim. Pada awak media dirinya tak menampik terkait hal tersebut dan mengatakan saat ini sedang membangun tim. Saya pasang Wawan di Madiun dan Jogja mainnya kayak apa. Begitu juga Bella saya pasang lawan Waropen agak baik tapi tadi teman teman liat sendiri. Kalau mau jujur pemain yang saya dapatkan sekarang adalah Plan B karena semua pemain yang saya sodorkan pada managemen untuk direkrut semuanya tidak dapat. Ini memang pekerjaan rumah buat saya untuk memaksimalkan pemain yang ada sekarang, ” terima kasih koreksinya, tandas Herkis. (rkm)

Baca juga:   Lawan Persatu Tuban, Ajang Pembuktian Herkis Dan 7 Pemain Baru Sulut United

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of