Seorang Pria Warga Ranoyapo Ditemukan Tak Sadarkan Diri, di Eks Bioskop Amurang ini Akhirnya Meninggal Dunia.

Seorang Pria Warga Ranoyapo Ditemukan Tak Sadarkan Diri, di Eks Bioskop Amurang ini Akhirnya Meninggal Dunia.

Amurang, Manadoaktual.Com Seorang pria bernama Reiner Frans Johanis (22), warga Keurahan Ranoiapo ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri, di eks gedung bioskop Amurang, Minahasa Selatan (Minsel), Senin (20/01/2020), sekitar pukul 08.40 WITA.

Korban yang sempat dievakuasi warga dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang, menghembuskan nafas terakhirnya, sekitar pukul 09.15 WITA.

Korban ditemukan pertama kali oleh Frans Liow (76), warga Buyungon, Amurang saat bekerja di sekitar gedung tersebut.

Dituturkan saksi, sekitar pukul 08.30 WITA korban terlihat berjalan kaki dari arah pekuburan di belakang eks gedung bioskop menuju Jalan Trans Sulawesi.

Tak lama kemudian saksi diberitahu oleh seorang pengendara sepeda motor, bahwa ada seorang pria tergeletak di sekitar gedung eks bioskop.

Saksi memanggil temannya, Audi Kambey, keduanya lalu menghampiri korban. Saksi dan beberapa warga kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang menggunakan mobil bak terbuka.

Baca juga:   HUT Bupati TETTY PARUNTU ke-51, Puluhan Ribu Warga Tumpah Ruah Hadiri Pesta Rakyat

Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.45 WITA, dan mendapatkan perawatan medis yang ditangani oleh Dokter Jaga, dr. Novira Mangindaan. Namun korban meninggal dunia, sekitar pukul 09.15 WITA.

Kapolsek Amurang, Iptu Charles Lumanaw membenarkan adanya kejadian tersebut. “Berdasarkan hasil pemeriksaan Dokter Jaga, saat korban tiba di rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri, namun masih terdapat denyut nadi,” ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek berdasarkan keterangan dokter terkait hasil analisa atau penyebab kematian korban, bahwa korban terjatuh karena menderita stroke hemoragik yang menyebabkan pecahnya salah satu arteri dalam otak yang memicu perdarahan di sekitar organ tersebut, sehingga aliran darah pada sebagian otak berkurang atau terputus.

Sementara itu ayah korban, Karel Johanis (61) mengatakan, sejak sekitar setahun terakhir ini korban tidak tinggal di rumah karena terjadi sesuatu masalah keluarga. Sejak saat itulah dirinya tidak bertemu atau berkomunikasi lagi dengan korban.

Kapolsek menambahkan, kejadian ini dalam penyelidikan lebih lanjut. “Jenazah korban lalu diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Baca juga:   Satpol-PP Minsel Gelar Simulasi Penanganan Jenazah COVID -19

Informasi diperoleh, kejadian ini sempat viral di media sosial setelah foto korban sesaat usai ditemukan, diunggah di Facebook oleh salah seorang warga yang tinggal di sekitar TKP.

(Marsel)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments