Reses Andrei Angouw Di Kecamatan Tikala Banjir Aspirasi

MANADO, Manadoaktual.com –  Anggota DPRD  Andrei Angouw yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan.Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) , melaksanakan Reses di Lingkungan IV dan V Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Selasa (10/12/2019).

Dalam reses, Angouw menyampaikan program-program DPRD Sulut yang sedang dan akan dilaksanakan, serta menampung berbagai aspirasi masyarakat yang hadir. Reses ini sangat menarik secara dialogis sebab banyak diisi dengan tanya jawab warga yang antusias.
Adapun aspirasi rakyat antara lain; Lampu jalan, Perbaikan dan saluran air karena rawan Banjir serta jalan setapak, bantuan Kesehatan untuk orang-orang sakit.
Juga disampaikan tentang adanya TPS (Tempat Pembuangan Sampah) sementara atau Tong Sampah.

Hak-hal lain yang disampaikan adalah bantuan pendidikan buat anak-anak Sekolah, menyempitnya ketersediaan  lapangan pekerjaan khususnya bagi masyarakat lokal. Juga aspirasi lain adalah pengadaan CCTV dan Bedah Rumah.

Menanggapi aspirasi masyarakat yang dikemukakan dalam reses ini, Angouw menampung aspirasi tersebut dan menyampaikan untuk diperjuangkan lewat APBD Perubahan 2020.
Soal bantuan Kesehatan, Angouw menyampaikan akan membantu soal keokutsrtaan dalam Program BPJS, karena BPJS sangat membantu warga masyarakat yang tertimpah sakit.

Baca juga:   Oktavian Walintukan Caleg Idola Warga Manado

Ada hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah Kota seperti bak-bak/tong sampah. Termasuk bagaimana memanfaatkan Dana Bencana/Banjir yang merupakan kewenangan Pemerintah Kota yang dikoordonasikan langsung ke Pemerintah Pusat.

Tapi soal sampah dan ancaman banjir, Angouw menyampailan tentang adanya tanggungjawab dan kesadaran masyarakat supaya dapat meminimalisir ancaman bencana alam dan banjir. Soal masalah pendidikan, Angouw memfokuskan pada kewenangan Provinsi yakni untuk SMA dan SMK, sementara untuk SD dan SMP menjadi kewenangan Pemerintah Kota.
Masalah ketenagakerjaan, Angouw memotivasi agar ciptakan etos kerja dari diri sendiri, sebab kita tidak bisa melarang orang lain bekerja didaerah kita.
“Investasi di Sulut cukup, sehingga ciptakan kemampuan dan produktifitas diri supaya mendapat lapangan pekerjaaan,” tegas Angouw. Bagi Angouw kata kunci dari sisi ketenagakerjaan adalah kerja keras dan tidak gensi.
Soal ide pengadaan CCTV dijalan-jalan stragis disetujui untuk diperjuangkan.

Hadir dalam Reses ini lurah dan beberapa Kepala Lingkungan, dan Tokoh-Tokoh masyarakat. Reses ini diakhiri ramah tamah dan foto bersama.

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of