Rehab Gedung Kitawaya RS Rujukan Covid – 19  Telan Anggaran APBD Sulut 4,3 Miliar

Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Sulut Di Gedung Kitawaya RS Rujukan Covid – 19 

Sulut, Manadoaktual.com – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyoroti anggaran pengadaan infrastruktur di tubuh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut, untuk menangani Covid-19. Proses pengadaan ini pun dipertanyakan para wakil rakyat yang duduk di gedung cengkih.

Rehabilitasi bangunan gedung Kitawaya yang akan difungsikan sebagai Rumah Sakit (RS) Rujukan pasien Covid 19 yang menelan anggaran Rp 4,3 Miliar dari APBD Sulut. Kondisi tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Sulut Richard Sualang  di kantor Dinas Kesehatan Sulut, Jumat (17/7/2020).

Richard Sualang mengatakan, berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) baru-baru ini, pihaknya melakukan kunjungan kerja (Kunker). Fokusnya pengamatan secara langsung pada penggunaan dana Covid-19 yang ada di Dinkes Sulut.

“Kami  sudah mengunjungi rumah singgah Kita Waya di Kairagi, yang sempat saya baca dari pemberitaan media bahwa surat rekomendasi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) sudah turun untuk menjadi salah satu RS Lapangan darurat Covid-19. Kami tadi di dampingi oleh Pak Rembet menyampaikan juga anggaran yang ada disitu. Ini mengagetkan karena anggaran Rp 4,3 milyar sekian. Saya kira secara kasat mata karena kami DPRD Sulut Komisi 4 ini ketika kami melihat mutu pengerjaan aspal, rehap kurang rapih. Saya kira kalau ini nanti untuk pimpinan Komisi 4 bisa di jadwalkan hearing misalnya dengan PPK (pejabat pembuat komitmen) dan pihak ketiga yang mendapatkan penunjukan langsung tentang kayaknya bisa dihadirkan, itu saja usul saya. Supaya kalau torang menyampaikan kepada ibu Kadis, Saya kira mungkin ibu hanya menerima pelaporan dari staf yang dibawah tapi untuk mengenai hasil turun lapangan kurang baik kalau kita hanya menimpahkan kekurangan ini pada ibu Kadis,” tandas Sualang yang merupakan politisi PDI-P Sulut.

Baca juga:   Pesan Andrei Angouw Untuk Generasi Muda

“Sebagai gambaran kemarin torang (Komisi 4, red) telah turun lapangan melakukan kunker di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan dan sudah melihat hasil alokasi dana covid yang ada di RSUD ini, sejauh pengamatan kami dan yang perlu kami sampaikan disini hasil pengamatan kami, kalau di sana ada sekitar Rp400 Juta ada rehap ruangan isolasi yang mungkin karena anggarannya terlalu kecil atau mungkin pelaksanaan terburu-buru atau mengejar waktu ini kami melihat kualitasnya kurang bagus dan menggembirakan artinya ‘velue of money’ dari Rp 400 Juta itu dengan hasil yang kami lihat itu ruang isolasi hanya ‘rupa cuma ada cet’, jadi tentang penggunaan dana covid di RSUD Noongan gambaran yang terlihat seperti itu. Dalam kacamata DPRD Sulut itu yang bisa disampaikan,” ujar Sualang dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Sulut.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments