PT. MSM dan PT. TTN Support Penuh Program ODSK Dibidang Pariwisata

Foto : Manager CSR dan Manager Communication PT. MSM dan PT. TTN

Sulut, Manadoaktual.com — Manager Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Meares Soputan Maining (MSM) dan PT. TTN, Yustianus H Setiawan menegaskan, PT MSM dan PT TTN sebagai anak perusahaan Archi Indonesia yang sahamnya dimiliki oleh Rajawali Corpora senantiasa mendukung penuh program dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (SULUT dibawah kepemimpinan OD-SK.

Dikatakan Yustianus, Sudah menjadi patron baku bagi setiap unit usaha Rajawali Corpora, untuk meperhatikan kesejahteraan termasuk pemingkatan SDM di wilayah operasional tambang.

“Berbagai program yang diluncurkan PT MSM/TTN, harus berkelanjutan, agar ketika masa produksi perusahaan berakhir atau pasca tambang, masyarakat disekitar lingkar tambang, dapat mandiri, karena sudah dibekali SDM yang handal,” katanya.

Lanjut, Dari 25 penerima beasiswa Batch I , sebanyak  9 orang kembali mendapatkan beasiswa dari pemerintah China, dan rencananya kembali pada bulan September 2019. Oleh ketua DPRD Sulut, Andrei Anggouw, mereka ini, disiapkan menjadi Duta duta pelajar dan pariwisata.

“Untuk badge 1 ke china sebanyak 25 orang, badge 2 ke china sebanyak 33 orang dan badge 3 taiwan sebanyak 20 orang. Masing-masing akan menuntut ilmu di Jiangsu Agri Husbandri and vocational college di china dan Taiwan Shoufu University. Dimana gelombang 1, 2 masih lingkar tambang dan gelombang 3 lingkar tambang 70 0/0 sisa dari propinsi,” jelas Yustianus, saat melakukan konfrensi pers, seusai melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Sulut.

Baca juga:   Miris !!!! Warga Desa Paputungan di Intimidasi Di Tanah Sendiri, Polres Minut Bukannya Melindungi Warga, Malah Kawal Perusahaan

Yustianus yang didampingi oleh Manager Communicaton PT. MSM dan PT. TTN Inyo Rumondor juga menambahkan selain menjadi duta, penerima beasiswa yang berprestasi, akan mengikuti pelatihan khusus untuk mendapatkan Sertifikasi Kompetensi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang berlaku secara International dan dilakukan Hermawan Kartajaya, pendiri Mark Plus.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengatakan maksud dan tujuan pertemuan tersebut yakni, untuk memajukan daerah Sulut dibidang pariwisata.

“Tujuan kita disini adalah memajukan daerah kita dan Likupang yang akan kita genjot untuk sektor pariwisata, akan ada KEK pariwisata didekat likupang. Tentu kita mengincar turis luar, akan tetapi fokus kita adalah turis yang berasal dari China. Disini telah hadir siswa-siswi yang baru menyelesaikan studi D3 pariwisata di China, harapanya adalah kalian bisa memberikan kontribusi untuk Sulut.” Beber Angouw.

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of