“PRAY FOR OLLY”

INewscrime.com – Masih segar dalam ingatan ketika sang Fenomenal Ahok di zolimi oleh para penentangnya akibat keseleo kata saat menyinggung lawan politiknya dengan menyebutkan Surat Almaidah saat suksesi Pilkada Jakarta.

Belum terlupakan pula gerakan seribu lilin menjadi trend buat mereka yang mendukung dan mencintai Ahok. Dimana mana “Pray For Ahok” berkumandang. Bahkan khusus untuk umat Kristiani. Kekristenan sontak bangkit untuk membela seorang Ahok.

Sayang seribu sayang. Pada hari ini sesuai jadwal yang di tetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Bendahara Umum DPP PDI-P Olly Dondokambey yang notabene adalah Gubernur Sulut akan diperiksa berkaitan dengan perkara E-KTP. Tak ada satupun podti. gan di medsos yang temanya “Pray For OD”

Menjadi pertanyaan besar apa bedanya Olly Dondokambey dan Ahok. Keduanya adalah tokoh nasional, keduanya sama sama Gubernur. Walaupun saat ini Ahok bukan lagi seorang Gubernur.

Yang terjadi hari ini berbanding terbalik dengan fenomena Ahok tahun lalu. Hampir  tidak ada postingan berupa seruan “Pray For Olly” untuk memberi penguatan pada Olly, Di rumah rumah ibadahpun jarang ada Hamba Tuhan yang menghimbau umatnya untuk khusus mendoakan Olly Dondokambey.

Baca juga:   Vonny Panambunan Akhirnya Diperiksa Dalam Kasus Pmecah Ombak Minut, "Seriuskah Kejati"???

Bahkan info akan di periksanya OD tidak banyak di ketahui oleh publik. Postingan hari ini malah didominasi oleh JWS yang merasa terzolimi dalam suksesi Pilkada Minahasa. Bahkan postingan berita bahwa Ahok menggugat cerai Veronica Tan istrinya hampir menghiasi semua laman dan halaman media. Baik itu media elektronik, cetak, maupun media online. Dan fantastisnya pembelaan untuk Ahok dan JWS masih sangat gencar. Bahkan lebih dari setengah netizen mendoakan Ahok dalam setiap postingan mereka. 

Menjadi pertanyaan?  Apakah kecintaan masyarakat Sulut terhadap pemimpinnya yang saat ini akan di periksa KPK telah luntur, atau kadar keimanan umat untuk membela sesamanya juga telah luntur. Atau apakah mungkin selama ini OD belum mampu  menjawab apa yang menjadi ekspetasi masyarakat Sulut.

Sulit untuk menjawabnya walaupun harus penulis akui Kenapa AHOK menjadi sefonemenal itu pembaca pasti akan sepakat dengan penulis bahwa sosok Ahok memang hampir paripurna.

Bahkan sangking cintanya masyarakat pada Ahok dalam posisi dirinya dalam ambang melanggar komitmen kekristenannya. Semua berita dan postingannya di media dianggap hoax dengan beribu banyak macam alasan dan pembelaan. Walaupun kebenaran dari info tersebut sampai saat ini masih perlu di uji karena pernyataan resmi dari yang bersangkutan belum ada. Baru sebatas pernyataan dari kuasa hukum yang pernyataannyapun masih menggantung.

Baca juga:   Kau Mencintaiku Dengan Keberanian Yang Besar Untuk Mengorbankan Harga Dirimu

Akhirnya dari semua kisah yang terjadi pada hari ini. Satu hal yang tak terbantahkan bahwa pencitraan politik tak akan mampu mendongkrak kecintaan umat maupun masyarakat pada pemimpin. Selain apa yang pemimpin buat lahir dari lubuk hati paling dalam dan dengan tulus mempersembahkannya untuk kesejahteraan  umat. (Redaksi)

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments