PPS Se-Kotamobagu Barat Buka Posko Pengaduan DPT

KOTAMOBAGU. MA.Panitia Pemungutan Suara (PPS) Di enam Kelurahan yang ada di Kecamatan Kotamobagu Barat berinisiatif mendirikan Posko pengaduan  untuk mengakomodir bagi para wajib pilih yang belum terdaftar sebagai pemilih pada Pilkada 2018.

“Posko ini sengaja dibuat untuk mempermudah para wajib pilih menyampaikan informasinya ke tiap-tiap PPS, terutama kepada para wajib pilih yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap. ” Ungkap Rian Thalib, salah satu Anggota PPK Kotamobagu Barat, Senin (07/05/2018) Kemarin.

Dikatakannya juga, PPS di wilayahnya memberikan kesempatan kepada para wajib pilih yang belum sempat didaftar pada saat coklit hingga perbaikan kemarin, terutama mereka yang sudah memiliki identitas berupa KTP elektronik maupun surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kotamobagu bahwa yang bersangkutan sudah melakukan perekaman, untuk segera melapor.

“Mereka yang belum terdaftar tapi sudah memiliki identitas atau suket akan diakomodir di daftar pemilih tambahan (DPTb). PPS se- Kecamatan Kotamobagu Barat telah membuka Posko pengaduan bagi masyarakat di kecamatan Kotamobagu Barat yang belum terdaftar,” Ungkap Rian Talib.

Baca juga:   Jurani Rurubua : Perhatian Terkait Masalah Belajar Daring

Sementara itu, Asep Sabar selaku Divisi Perencanaan dan Data KPU Kotamobagu mengatakan,  intinya wajib pilih yang sudah memenuhi syarat, harus terdaftar di daftar pemilih, karena ini menyangkut hak-hak konstitusional warga negara.

“Namun bagi mereka yang belum terdaftar dan tidak memiliki identitas sama sekali, agar segera melakukan perekaman di Disdukcapil Kota Kotamobagu. Gunakan waktu yang kurang lebih sebulan ini untuk melakukan perekaman, jangan nanti tiba hari H baru sibuk,” jelas Asep.

Menurut Asep, informasi yang diperolehnya dari Disdukcapil pada hari H nanti mereka akan tetap berkantor untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan, terutama yang pada hari H baru berusia 17 tahun, baru pensiun atau baru mengurus data kependudukan dan akan memilih.
“Nantinya pemilih pemula tersebut akan diberikan suket oleh Disdukcapil bahwa yang bersangkutan sudah memiliki identitas dan berhak memilih di TPS sesuai domisilinya,” pungkas Asep Sabar.  (*).

 

votes
Article Rating

Bagikan berita ini!

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments