Polsek Tikala Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Taas

Manado, iNewscrime.com- Peristiwa pembunuhan yang terjadi pada tanggal 8/7-2017 yang menewaskan Arter Pinontoan seorang supir alat berat warga Paal IV Lingkungan VI yang dilakukan oleh YF alias Yefta akhirnya di rekonstruksi oleh Satuan Reskrim Polsek Tikala.

Adapun rekonstruksi tersebut didilakukan di halaman Polsek Tikala Selasa (15/8) siang tadi.

Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin S.Hut,SIK pada INewscrime. com menjelaskan bahwa  Rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh YF alias Yefta (26) warga Kelurahan Taas Lingkungan VI Kecamatan Tikala, terhadap sopir alat berat bernama Arter Pinontoan (27), warga Kelurahan Paal Empat, Lingkungan VI, Kecamatan Tikala.

Adapun Korban diketahui tewas mengenaskan dilokasi kejadian setelah dirinya mendapat satu tikaman di bagian dada.

Dikatakan juga oleh Kapolsek yang baru sekitar sebulan menjabat sebagai Kapolsek Tikala ini rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut dilakukan dalam 45 adegan, dimana pelaku secara langsung memperagakan adegan demi adegan,sedangkan untuk korban diperankan oleh anggota Sat Reskrim Polsek Tikala.

Baca juga:   IRT Asal Boltim Resmi Ditahan Kejaksaan Karena Alihkan Jaminan Fidusia

Penikaman yang mengakibatkan kematian terhadap arter itu sendiri terjadi pada adegan ke 20 saat pelaku menikam korban dan mengena tepat di dada tengah korban sehingga korban langsung meninggal di lokasi kejadian.

“Setelah dilakukan rekonstruksi maka berkas ini akan segera kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri,” ujar Taufik.

Berdasarkan hasil rekonstruksi terungkap bahwa adegan pertama sebelum terjadi peristiwa berdarah tersebut, pada Sabtu (8/7) malam, sekira pukul 21.30 Wita, korban bersama dengan temannya bernama Ryan dengan menggunakan sepeda motor, mendatangi lokasi kejadian untuk meminta pertanggung jawaban karena mobil adik korban bersenggolan dengan mobil yang dikendarai oleh HF alias Hongli (34) warga Kelurahan Taas Lingkungan VI Kecamatan Tikala.

Sesampainya di Kelurahan Taas Lingkungan VI Kecamatan Tikala, korban melihat mobil yang sempat bersenggolan dengan mobil adiknya sedang berada di lokasi kejadian, kemudian korban langsung naik dalam mobil tersebut dan memukul Hongli. Lalu tiba tiba pelaku Yefta yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian, datang dengan membawa samurai dan tanpa banyak kata langsung menikam korban di dada hingga menembus paru paru.

Baca juga:   Polsek Touluaan Bekuk Pelaku Penganiayaan Di Silian

Kemudian korban Ryan yang saat itu melihat korban Arter sudah ditikam oleh pelaku langsung berbalik arah dan mencoba menyelamatkan dirinya. Mirisnya, pelaku sempat melayangkan satu tebasan telak dibagian kepala Ryan. Bukan hanya itu, tangan kanan Ryan juga nyaris putus akibat menangkis satu tebasan dari pelaku yang mengarah ke lehernya. “Pelaku dijerat dengan pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,”pungkas Kapolsek yang juga pernah bertugas Bangka Belitung ini.

(Robby)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments