Polres Kotamobagu Amankan Uang Palsu Rp 27 Juta

KOTAMOBAGU. MA.- Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kotamobagu AKBP. Gani Fernando Siahaan  didampingi Kasubag Humas dan KBO Reskrim Polres Kotamobagu  menggelar Konferensi Pers terkait perkara tindak Pidana atas dugaan menggunakan uang palsu . Senin (3/12/2018).

Kapolres Kotamobagu dalam Konferensi Persnya menyampaikan awal kejadian tanggal 21 November sekitar pukul 10:30 Wita salah seorang tersangka berinisial MM melakukan transaksi pebelian bahan bakar di salah satu SPBU di Lolak dengan menggunakan uang Palsu pecahan Rp 50 Ribu , sementara dari pihak SPBU merasa curiga bahwa uang yang digunakan untuk membayar ini adalah Palsu.

Merasa curiga dengan uang ini, pihak SPBU melaporkan kepada Polsek Bolaang Kecamatan Bolaang, setelah menerimah laporan dari pihak SPBU, Satreskrim Polsek Bolaang lansung melakukan pengejaran kepada tersangka dan menemukan barang Bukti uang palsu sebesar Rp 500.000 pecahan Rp 50 Ribu dan langsung melaporkan kepada pihak Polres Kotamobagu.

Setelah menerima laporan dari Polsek Bolaang,  pihak Polres melaui Tim Buru Sergap (Buser) bekerjasama dengan Polsek Bolaang melakukan penelusuran dan menemukan kembali barang bukti uang Palsu sebanyak Rp 27 Juta dengan pecahan Rp 50 Ribu.

Baca juga:   Polres Bolmong Fokus Pada Pengamanan Pemilu 2019

“Dari hasil keterangan tersangka, uang palsu ini didapat dari luar Sulawesi.  Dan kami dari pihak Polres Kotamobagu akan terus melakukan penelusuran sampai kemana, siapa yang membuat uang palsu tersebut, sebab dari hasil barang bukti yang kita sita, terinformasih masih ada uang palsu lainnya yang mungkin dari tersangka belum memberitahukan ataupun dia tidak tahu. Karena ini kami akan mengunkap sampai ke percetakan dari pada uang palsu ini.”

Lanjut Kapolres Kotamobagu, saat ini pihaknya telah menetapkan  dua (2) orang tersangka, yang  pertama  adalah inisial MM (54) orang yang melakukan transaksi di SPBU dengan uang Palsu, dan tersangka kedua adalah RM (21) yaitu orang yang menguasai  uang palsu yang kita temukan sebanyak Rp 27 Juta . Dan tidak menutup kemungkinan kalau kita sudah menukan tempat percetakan uang palsu maka akan ada tersangka lainnya.  Untuk pasal yang disangkakan, kita menggunakan pasal  36 (ayat 2) atau (ayat.3) undang undang RI Nomor 7 tahun 2011, sengan ancaman hukuman diatas 5 Tahun.” Jelas Kapolres Kotamobagu AKBP. Gani F Siahaan,  sambil menunjuk barang bukti berupa uang palsu Rp 27 Juta pecahan Rp 50 Ribu dan satu (1) buah Handphone tersangka .

Baca juga:   Ini Kata Jokowi Soal Ketua DPR RI

Penulis: (DIX).

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of