Pengelolah Corner Club Dinilai Abaikan Surat Edaran Pemerintah Kota Manado

MANADO. MA.- Pembatasan jam kerja atau Oprasional terhadap sejumlah tempat hiburan malam yang dikeluarkan pemerintah Kota Manado selama bulan suci Ramadhan dinilai diabaikan oleh pengelolah Corner Club yang berlokasi di jalan Robert Wolter Monginsidi Kompleks Bahu Mall, Malalayang Manado

Seperti yang dikatakan salah satu tokoh pemuda Sulawesi Utara Robby Liando, dimana surat edaran yang dilayangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kepada pelaku usaha malam untuk membatasi jam kerja di bulan puasa diabaikan, sebab dinilai sudah melebihi batas jam beroperasi yang ditentukan oleh pemerintah Kota Manado

“Mereka (Pengelolah Corner Club.red) tidak menghormati Pemerintah Kota Manado yang menerbitkan surat edaran itu. Bukan hanya sekali, tapi kejadian ini sudah berkali-kali,” Ungkap Robby Liando, salah satu tokoh mudah Sulut

Dalam kesempatan ini juga Robby Liando juga menyayangkan sikap dari Dinas Pariwisata yang dinilai menutup mata dengan beroperasinya tempat hiburan malam ini, pada halnya dalam surat edaran sudah ditentukan jam pengoperasiannya.

“Dinas Pariwisata seperti menutup mata rapat-rapat. Kok hanya membiarkan pub ini beroperasi melebihi batas yang sudah ditentukan. Dalam surat edaran tercantum secara jelas, pub beroperasi hanya sampai pukul 01:00 Wita. Tapi saya heran, meski melanggar tidak ada sanksi yang diberikan,” semburnya.

Baca juga:   Adnan: Kalau Ditemukan Penyalagunaan Kendis Segera Laporkan

Untuk itu diapun berharap meminta tim gabungan Operasi Ketupat melakukan penindakan secepatnya. Bukan hanya Corner Club saja, tetapi semua tempat hiburan malam yang beroperasi melebihi batas  jam yang telah ditentukan.

“ Ini harus secepatnya ditindak. Kalau Dinas Pariwisata mengatakan mereka akan menurunkan tim terpadu, kenapa tidak dari dulu. Setelah ada sorotan baru mereka katakana akan terjunkan tim. Buktinya, club malam ini didapati beroperasi melebihi jam kerja yang ditentukan. Tidak ada itu dispensasi jam atau penambahan jam operasi, yang namanya aturan itu harus dipatuhi,” Tegas RobbyLiando.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu ketika dikonfirmasi awak media  melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, pihaknya akan menerjunkan tim terpadu untuk mengecek hal tersebut.

“Kita akan menurunkan tim terpadu untuk mengecek langsung ke lokasi. Prinsipnya itu tidak bole, karena dalam edaran sudah jelas.  Terima kasih laporannya,” Ungkap  Lenda Pelealu. (Epo).

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Baca juga:   Rayakan Natal Hari Ke 2, Rumengkor Di Gegerkan Penemuan Mayat Tanpa Kepala

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments