Pengaruh Gangguan Hormone Terhadap Obesitas

Ilustrasi

MANADOAKTUAL.COM – Apa itu Obesitas? Obesitas = Kegemukan. Gemuk / Obesitas identik dengan banyak makan.

Benarkah? Dirangkum dari berbagai sumber, pakar kesehatan menyebutkan bahwa Gangguan Hormon juga dapat membuat kelebihan berat badan loh !

Nah berikut ada gangguan – gangguan Hormon yang dapat memicu kegemukan :

1. Hormone Tiroid

Kelenjar Tiroid menghasilkan hormon T3 dan T4 yang membantu mengatur metabolisme.

Hipotiroidisme, atau dikenal sebagai tiroid yang kurang aktif adalah suatu kondisi dimana kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon.

Hal ini dapat memperlambat metabolisme, sehingga tubuh Anda membakar kalori dengan lebih lambat.

2. Leptin

Ini adalah hormon yang memberi tahu otak ketika perut Anda sudah penuh.

Jumlah leptin yang tepat, akan membuat nafsu makan Anda terkontrol. Tapi jika terlalu banyak, akan mengurangi sensitivitas reseptor pada sel-sel Anda.

Akibatnya, Anda makan lebih dari yang Anda butuhkan karena otak tidak menerima sinyal kenyang dari hormon ini.

Mengurangi konsumsi gula akan membantu menjaga kadar leptin tetap seimbang.

Baca juga:   Tim BKP Provinsi Sulawesi Utara Monev Hospital Furniture RSUD Kotamobagu

3. Ghrelin

Hormon ini punya fungsi terbalik dari leptin.

Ghrelin adalah hormon yang mengirim sinyal lapar ke otak. Terlalu banyak ghrelin akan memicu nafsu makan berlebih.

Kadar hormon ghrelin akan meningkat saat Anda kurang tidur. Karena itu, tidurlah 7-8 jam sehari jika usia Anda tergolong usia dewasa.

4. Insulin

Ketika Anda makan makanan yang mengandung karbohidrat, kadar glukosa meningkat. Di sinilah insulin masuk. Ketika kadar glukosa darah meningkat, insulin merangsang sel-sel tubuh untuk menyerap glukosa dari aliran darah, kemudian menggunakan glukosa untuk energi.

Masalahnya adalah, ketika kita makan terlalu banyak glukosa, lebih dari yang dapat diserap oleh sel, kelebihan glukosa akan disimpan sebagai lemak. Inilah yang menyebabkan kenaikan berat badan. Untuk menjaga kadar insulin tetap normal, Anda harus membatasi asupan karbohidrat, sehingga tidak ada kelebihan glukosa yang akan disimpan sebagai lemak.

5. Kortisol

Kelenjar Adrenal akan memproduksi hormon kortisol dan adrenalin.

Terlalu banyak stres dapat menyebabkan fluktuasi kedua hormon ini dan terlalu banyak hormon kortisol, akan menyebabkan gula darah diubah menjadi lemak. Inilah sebabnya mengapa banyak orang stres mengalami kenaikan berat badan. Untuk menjaga hormon kortisol dan adrenalin tetap seimbang, ada baiknya Anda punya waktu luang untuk bersenang-senang.

Baca juga:   Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Pusat Kunjungi RSUD Kotamobagu

Jadi dengan kata lain Gemuk / Obesitas, tidak semua dipengaruhi oleh gaya hidup ataupun pola makan. Akan tetapi gangguan hormon juga dapat mempengaruhi peningkatan berat badan, namun dengan pola hidup yang sehat dapat membantu menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh.

Perlu diingat bahwa, untuk mengetahui adanya pengaruh gangguan hormon terhadap obesitas sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter.

Penulis: Paulina.W.Samahati (Mahasiswa Fakultas Keperawatan Univ Delassale Manado) .

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments