Penertiban Di Bawah Jembatan Soekarno, Berikut Penjelasan Dirut PD Pasar

Foto (ist): Dirut PD Pasar Stenly Suwuh & Kasat Pol PP Manado

MANADO– Sejumlah lapak pedagang yang berada di bagian yang berdekatan dengan jembatan Soekarno juga di sekitar tepi Laut , dibongkar oleh petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Manado, Selasa (23/07).

Sejumlah petugas gabungan dari Satpol-PP Kota Manado yang berkoordinasi dengan PD Pasar Kota Manado melakukan pembongkaran ini sejak pukul 09.00 WIB. Sementara Petugas kepolisian Polresta Manado dan sejumlah TNI turut mengawal dan menjaga proses pembongkaran lapak tanpa ijin tersebut.

Pembongkaran tersebut berjalan lancar, tidak ada aksi protes dalam jalannya eksekusi tersebut karena sudah disosialisasikan sejak jauh jauh hari.

Direktur Utama PD Pasar Kota Manado, Stenly Suwuh kepada awak media menerangkan bahwa kali ini pihaknya melaksanakan penertiban sesuai penataan estetika kota.

Foto (ist): Jalannya Pembongkaran oleh Sat Pol PP

” Eksekusi lahan atau lapak ini dilakukan karena semrawutnya wajah pasar bersehati ini, dan para pedagang mendirikan kios kios di areal terlarang yang mengganggu kelancaran dan ketertiban pasar”, Ucap Stenly.

Baca juga:   Walikota Manado Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pasar Buha

Dikatakan oleh Dirut, para pengguna lahan tersebut kerap kali diperingatkan soal berdagang di area area tertentu, seperti di bawah kolong jembatan dan melakukan aktivitas pembakaran di sekitar jembatan.

” Tentu hal hal ini dapat menyebabkan rusaknya fasilitas yang saat ini sangat vital untuk pengguna jembatannya bisa mengalami keropos dalam segi struktur konstruksi jembatan, kalau lama lama di biarkan bisa berakibat fatal,” pungkasnya. (**)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments