Pelsus GMIM Tiberias Sapa Wilayah Tenga di Lantik Dan Diteguhkan.

MINSEL/iNewsCrime.Com- Pelsus GMIM Jemaat Tiberias Sapa Diteguhkan pada hari Jumat, (15/12/2017) jam 19.00 Wita dalam ibadah Pelantikan Ketua-Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Jemaat (ARBIP) dan Peneguhan Pelayan Khusus (Pelsus) Kolom periode 2018-2021.

Ibadah peneguhan dipimpin oleh Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Bidang PSDD Pdt Petra Rembang, M. Th, Sebanyak 5 Penatua BIPRA dan 12 Penatua Kolom serta 12 Syamas Kolom diteguhkan dan disaksikan Oleh anggota jemaat dan undangan, di awali dgn Pelantikan 5 orang Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Jemaat masing masing Aipda Herry Torar (PKB), Verra Roring (WKI), Lanny Tamunu (Pemuda), Maxi Corneles (Remaja). Henry Mandey (ASM)

Dalam proses peneguhan Pdt Petra menegaskan bahwa Pelsus adalah anggota Sidi Jemaat yang menerima panggilan Yesus Kristus untuk melaksanakan pelayanan Gereja. Pelsus ialah Syamas, Penatua, Guru Agama dan Pendeta.

Pemerimaan panggilan menjadi Pelsus adalah melalui pemilihan dan pemberian diri. Dan para Penatua dan Syamas memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dilaskanakan sesua dengan Tata Gereja GMIM 2016.

Baca juga:   Pria warga Desa Poopo Utara meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung

Dalam melaskanakan pelayanan, Penatua dan Syamas memiliki tugas bersama yang antara lain adalah mengunjungi anggota jemaat untuk mengembalakan agar tetap memelihara persekutuan dengan Tuhan Allah dambil merahaiskan jabatannya sebagai pelsus.

Memberikan pertolongan rohani dan jasmani kepada anggota jemaat, membimbing dan memberikan penyuluhan dengan percakapan maupun contoh-contoh kepada jemaat.

Memimpin pelayanan kesaksian, penggembalaan, pendidikan, mengumpulkan anggota Jemaat dalam mengajar bersama guna memelihara dan mengungkapkan ajaran dan pengakuan iman Gereja.

Selain mempunyai tugas bersama, Penatua dan Syamas mempunyai tugas masing-masing dalam pelayanan. Tugas Penatua antara lain bertugas dan bertanggung jawab dalam pelaksnaan ibadah, pemberitaan firman serta mengkoordinasikan pelayanan katekisasi.

Sedangkan tugas Syamas adalah bertugas dan bertanggung jawab atas pelayanan diakonia. Betugas atas pengelolaan, penerimaan, dan pemeliharaan sumber daya dan dana yang dianugerahkan Tuhan untuk pelaksanaan tugas-tugas diakonia.

Pelayan Khusus yang baru dilantik ini akan mulai melaksanakan tugas pelayanan mulai tanggal 1 Januari 2018 dan akan mengakhiri tugas kepelayanan pada 31 Desember 2021.

Sementara itu, mewakili Badan Pekerja majelis Sinode (BPMS) Pdt Petra Rembang, M. Th mengucapkan banyak selamat kepada mereka yang baru diteguhkan menjadi Pelayan Khusus dan mengucapkan terima kasih kepada Pelsus Periode pelayanan Tahun 2014-2017 yang sudah menjalan tugas kepelayanan dengan baik selama ini.

Baca juga:   Pencurian arang di PT Carbontech, Rudi Cs diringkus polisi

“Selamat kepada Pelsus yang baru dan akan memulai tugas pelayanan pada 1 Januari 2018 dan kepada Pelsus yang lama supaya terus menjalakan tugas pelayanan hingga 31 Desember 2017 yang akan datang,” tutur Khadim Pdt Petra Rembang, M. Th di damping Ketua BPMJ Tiberias Sapa Pdt Ronald Pontoh M. Th dan pendeta Pelayanan Pdt Corry Lombogia Waworundeng, M. Teol dan Salah Satu penatua Kolom yg di teguhkan Pnt Sandra Kalangi yg adalah penatua Kolom 2 GTS.

(Ismail Arjuna/Herry Torar)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments