Pansus Dewan bahas tata tertib, Masukan Yusra Albahsyi jadi perdebatan berjam-jam

Sulut, Manadoaktual.com – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Provinsi Sulut kembali lagi mengadakan rapat membahas terkait tata tertip perwakilan rakyat daerah, Ruang komisi III, Senin (20/01/2020).

Rapat dipimpin oleh ketua Pansus, Boy VA Tumiwa dan dihadiri  ke 9 Anggota Pansus lainya.

Pembahasan terkait tata tertib dibaca pasal per pasal disertai dengan masukan dari tiap-tiap Komisi yang ada. BAB I pun dibacakan ketua Pansus yang merupakan politisi PDIP, Boy VA Tumiwa  dan disetujui oleh Anggota Pansus yang hadir.

Ketika masuk pada BAB II. “Bagaimana terkait pasal kedua ada yang akan menanyakan,” Tanya Boy kepada anggota pansus yang ada.

Careig N Runtu (Golkar)  menanggapi, bagi pimpinan dan anggota Pansus apa yang kita susun bersama harus benar-benar dipahami.

Yusra Albashi (PKB) menanggapi  Bab II Pasal 16 ayet 7 agar redaksi katanya diubah atau masukan agar ada bentuk perjanjian nyata antar komisi dengan Badan Anggaran (Banggar) . Jika masukan saya tidak disetujui bisa dibuat bentuk administrasi, Jelasnya.

Lanjut Yusra, bagi anggota komisi yang menjadi bagian Banggar agar bisa memiliki tanggungjawab memperjuangkan setiap masukan dan usulan kita bersama.

Baca juga:   DPRD Sulut Gelar Rancangan KUA PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulut TA.2021

Apa yang menjadi masukan Yusra ditanggapi politis PDIP, Richard Sualang. ” Berkaitan dengan apa yang disampaikan bapak Yusra keinginan-nya agak rancu. Terkait apa yang menjadi masukanya ada teknisnya dan untuk mencapai documen yang ada belum bisa karena BAB II Masi pada fungsi anggaran masuk PP 12,” Jelasnya.

Terkait apa yang masukan Pak Yusra, sudah dibahas pada pasal 16 ayet 2 ada beberapa muatan lokal  dan ini menjadi jembatan antara setiap komisi dan Banggar, Ucap Boy Lagi.

“Pembahasan kita tidak lari dari PP 12 dan pembahasan ini sangat penting. Jika masukan ini tidak diterima. Bisa dicatat sebagai masukan. Kan ini juga belum Final,” Ujar Fabian Kaloh Politisi PDIP Dapil Kabupaten Minut- Bitung.

Boy VA Tumiwa kembali menjelaskan, Maksud dari Yusra antar komisi dan Banggar harus ada MoU. Sebenarnya hal itu sudah tercatat tidak mungkin setiap pembahasan rapat harus disertakan MoU. Semua hasil rapat di catat.

Mendengarkan pendapat Boy. Yusra kembali menjelaskan, bahwa pada pasal 4 menyatakan memperoleh masukan oleh komisi. Kami tidak mendapatkan konsultasi dengan banggar, mencega tidak terjadinya kerugian pada komisi apa salahnya kita masukan hal ini.

Baca juga:   Melky Pangemanan : Harap SMA Negeri 2 Bitung Boleh Jadi Teladan

Yusra menambahkan, kenapa memberikan  usulan seperti ini?. “Secara otomatis saya dirugikan dan masyarakat juga dirugikan. Jika diKonsultasi ke Kemendagri saya setuju. Ini sekedar usulan saya,” jelas dia.

Mendengarkan berbagai perdebatan. Ayub Ali (PAN) ikut menanggapi, ini menjadi usulan atau catatan saja.

“Pembahasan ini wajib di Konsultasi. Jika kita menetapkan kesepakatan. Dari 4 komisi yang ada dengan menyatakan keputusan terhadap Banggar pada tata tertib. Hal ini mengakibatkan Banggar tidak bisa melakukan pembahasan lagi,” Jelas Sandra Rondonuwu (PDIP).

Dua alat kelengkapan tidak harus mengikat dalam hal Badan Anggaran, Ujar Boy.

Jika MoU tidak harus dituangkan didalam pasal tersebut. Jika didapilnya ada 10 item dan hanya terpenuhi 5 itu. Itu tandanya ada perjuangan, terkecuali jika semua item tidak diperhatikan itu harus kita pertanyakan, tambah Ayub Ali.

” Kita harus adanya legitimasi yang kuat. Kita jangan selalu berdebat ini, itu. Jika melihat per Pasal ini sudah Pas. Kita tinggal masuk pada pasal lainya,” Ungkap Melky J. Pangemanan (PSI).

Baca juga:   Kantor DPRD Sulut Tutup 7 Hari, DR Meiske Rondonuwu : Semua Staff dan Gedung DPRD Sulut Harus di Sterilisasi

Vonny Paat (PDIP)  melanjutkan lagi, PP 12 maksudnya saya perjelas pada ayet 7. Jika menambahkan untuk menyempurnakan silakan agar tidak berbenturan dengan PP 12. Jelasnya.

“Pembahasan dari kemarin hanya terkait ini saja, saya harapkan setiap Komisi bisa membaca tata tertib yang sudah di susun bersama sesuai masukan dari setiap Komisi yang ada, kemudian pada lanjut rapat berikut bisa lanjut kepasal berikut,” Pungkas Boy.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments