Pandemi C-19! Herol Kaawoan Berharap Pemerintah Sulut Beli Hasil Produk Pertanian Dan Peternakan

-MA-Salah satu sektor yang rontok akibat pandemi virus Covud-19 atau Corona yaitu sektor pertanian, ini yang dikatakan (Bendahara DPD Pemuda Tani Indonesia Sulut) Herol V Kaawoan.

Pemuda Tani Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) mengharapkan pemerintah dapat memfasilitasi pemasaran hasil pertanian hortikultura di tengah pandemi virus corona di daerah kita.

Herol, yang juga sebagai ketua Asosiasi Pedagang Antar Pulau (APAP) Sulut, dalam pandemi covid-19 menghimbau masayarakat untuk tetap di rumah dan mengurangi aktifitas keluar rumah. dengan aturan ini, sehingga masing-masing daerah membuat kebijakan pembatasan sosial, salah satunya Provinsi Papua (Papua Barat dan Maluku) yang merupakan tujuan pasar komoditi hortikultura dari Sulawesi Utara.

“Papua, Papua Barat, dan Maluku memiliki kurang lebih 16 pelabuhan yang merupakan tujuan kapal penumpang dan barang dari Sulut yang saat ini memberlakukan pembatasan sosial dengan menutup pelabuhan dan fasilitas umum lainnya,” kata Herol.

Hal ini memberikan dampak buruk bagi para petani maupun peternak karena hasil pertanian dan peternakan yang saat ini lagi baik dan sedang mengalami panen raya tidak bisa keluar Sulut sehinga berdampak pada ekonomi para petani dan peternak.

Baca juga:   Arther Wuwung Masuk Kandidat Calon Wakil Walikota Tomohon

Di wilayah Modoinding, ada tanaman yang tidak dipanen dan ada yang dipanen namun dibagi-bagikan ke masyarakat yang membutuhkan secara gratis karena biaya operasional jika hasil pertanian dipanen, lebih besar dari pada keuntungan sehingga para petani memilih untuk tidak memanen.

ini merupakan keadaan yang sangat sulit bagi para petani yang hanya menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian karena itu  harapan petani bergantung penuh pada kebijakan pemerintah untuk membuat keadaan normal seperti sediakala, ujar Herol.

Pemerintah memang telah memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang terdampak, namun sebenarnya harapan dari para petani semoga pemerintah bantu agar hasil pertanian boleh menghasilkan uang.

Saat sekarang alangkah baiknya jika pemerintah dapat membeli langsung hasil produk pertanian dan peternakan untuk dibagikan lagi kepada masyarakat sebagai bantuan sosial, jangan bantuan sosial hanya produk perusahaan/pabrik besar saja.

Tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah dapat memfasilitasi dengan membeli kapal laut untuk menjawab harapan para petani, peternak, pedagang, shipper Sulawesi utara, seperti beberapa daerah lain provinsi papua dan aceh.

Baca juga:   Di Hantar Ribuan Pendukung! SAS, Daftar "Bacalon" Walikota

Sulut memiliki beberapa wilayah penghasil hortikultura terbesar dan salah satunya merupakan dapur pangan kawasan Indonesia timur, seperti Modoinding dan Rurukan.

Hasil pertanian yang dikirim keluar Sulawesi Utara setiap bulannya khusus ke wilayah Provinsi Papua, Papua Barat, dan Maluku kurang lebih 500 ton via kapal pelni ( KM, Sinabung Labobar, Tatamailau dan Lambelu) belum termasuk hasil peternakan.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments