Mitra Kerja PT Sino Road dan PT Hutama Karya Tuntut Hak Mereka di Bayarkan

Airmadidi,inewscrime.com – Kurang lebih seratus orang tenaga kerja dari tiga subkontraktor CV Aurelio,PT Angkasa Wastu Pratama dengan PT Borneo Celebes Internasional menyambangi kantor PT Sino Road And Bridge Group co.LTD yang merupakan tandem dari PT Hutama Karya (Persero), di wilayah Kecamatan Kalawat menuntut hak mereka,Senin (02/10).

Massa dan masing-masing perwakilan diterima pihak manajemen yakni General Supwrintenden (Kapro) Mr. Ge dan beberapa staf.

Ketiga Subkontraktor yang merupakan mitra kerja merasa kesal telah tertipu dan di bodohi oleh PT Sino Road dan PT Hutama Karya seperti yang di ungkapkan Yudi Wadir CV Aurelio.

“Sebagai mitra juga kami merasa telah di bodohi dan di tipu karena gambar serta kubiklasi yang diberikan pada awal kami kerja sudah sesuai persetujuan dengan PT Sino Road And Bridge co.LTD. dan PT Hutama Karya, ternyata pada akhir pekerjaan kami merasa bingung akibat gambar serta kubiklasi yang di sodorkan saat kami menagih apa yang menjadi hak kami  semuanya telah berubah. Dalam penghitungan, kita ada kesepakatan membentuk tim ‘Joint Survey’. Menariknya, gambar hasil survey mereka pakai gambar baru, sesuai kemauan mereka. Itu kan tidak sah,” ungkap Yudi kesal.

Kedua belah pihak dipertemukan Kapolsek Airmadidi AKP Edi Susanto, full personil, sebab lokasi terkait adalah wilayah hukum Polsek Airmadidi.

Baca juga:   Satgas TMMD Terus Menggenjot Pengerjaan Sasaran Fisik

Menanggapi desakan 3 perusahaan terkait, PT Sino Road And Bridge co.LTD. awalnya bersikukuh bahwa pihak mereka berada di posisi benar, tapi ketika mereka meminta development China itu menunjukkan DATA UKUR dari Gambar Yang Baru, pihak PT Sino Road And Bridge co.LTD. seolah melunak, dan siap untuk sepakat sesuai permintaan ke-3 subkon itu.

Kapolsek Airmadidi, AKP Edi Susanto membenarkan hal itu. Ada pergerakan massa, tapi belum berbentuk demo atau unras.

“Massa yang mendampingi 3 subkon jelas adalah karyawan baik karyawan tetap, maupun karyawan harian,” bebernya.

Setelah memediasi kedua belah pihak, lanjut Edi, maka hari Jumat 6 Oktober akan ada pertemuan kesepakatan, antara 3 subkon, PT Sino Road And Bridge co.LTD, PPK Tol, Konsultan dan pihak terkait lainnya.

“Tadi perusahaan telah berjanji akan pertanggungjawabkan retensi yang dituntut 3 developer. Kita berharap, semua berjalan lancar tanpa harus ada bentrok dan kekerasan fisikdi wilayah kami, maupun wilayah mana saja. Untunglah kedua belah pihak bertindak profesional,” tukas Kapolsek.

(Rein)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Baca juga:   Jelang Demo  di Kejagung dan KPK, LMI Tuai Ancaman Akan Ada Bentrokan

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments