Mendagri, Tito : Paslon Pemicu Kerumunan Akan Diskualifikasi

-MA-Setelah ditetapkan Pemerintah, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) akan berlangsung pada tgl 9 Desember 2020, Mendagri Tito Karnavian kembali mengingatkan agar penyelenggara pemilu mulai dari KPU hingga Bawaslu bersikap tegas terhadap pasangan calon yang memicu kerumunan dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

Tito menegaskan, pihaknya sengaja melarang adanya kerumumnan dalam bentuk konvoi maupun arak-arakan selama Pilkada Serentak 2020 karena berpotensi menyebabkan penularan virus corona semakin parah.

Ketegasan Tito disampaikan dalam rapat koordinasi kesiapan Pilkada Serentak 2020 dan Pengarahan Gugus Tugas COVID-19 di Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Hotel Aston Pontianak, Minggu (19/7/2020).

Tito meminta Bawaslu selaku pengawas pemilu harus menegakkan Peraturan KPU dalam setiap tahapan yang berjalan. Bawaslu dapat memberikan sanksi tegas hingga diskualifikasi terhadap paslon yang melakukan pelanggaran berulang kali.

“Di masa penyebaran Covid-19, para Pasangan Calon (Paslon) untuk masing-masing pendukung, tidak ada arak-arakan, konvoi-konvoian, sehingga Bawaslu bisa nyemprit (memberikan sanksi), kalau sampai terjadi berkali-kali kesalahan yang sama, diskualifikasi kalau diperlukan, dan kita juga bisa memberikan sanksi sosial, media juga bisa memberikan sanksi sosial,” tegas Tito mantan Kapolri.

Baca juga:   Dugaan Korupsi PDAM Tomohon Menjadi Perhatian Kusus Kejari

 

Sumber : Kumparan

 

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments