Melky Pangemanan : Harap SMA Negeri 2 Bitung Boleh Jadi Teladan

Sulut, Manadoaktual.com – Melky Jakhin Pangemanan (MJP) bersama Pimpinan dan anggota Komisi IV di SMA Negeri 2 Bitung  Selasa (04/02/2020).

Kunjungan Kerja Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dipimpin langsung Ketua Komisi IV Braien Waworuntu di SMA Negeri 2 Bitung.

Melky Jakhin Pangemanan mengemukakan bahwa dalam tugas dan fungsi sebagai anggota DPRD Sulut, salah satunya adalah peran fungsi pengawasan, dimana untuk memastikan sekolah, apakah sudah menjalankan tanggung jawabnya secara benar, apa sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada. “Kami juga ingin memastikan bahwa, proses belajar mengajar, termasuk pembangunan fisik yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam APBD kita, itu terlaksana dengan baik, disamping juga tentunya bagaimana tentang komite sekolah,” pungkas yang akrab disapa dengan akrab MJP

Salah satu wakil rakyat Dapil Minut-Bitung  Melky Jakhin Pangemanan menanggapi aspirasi guru dan siswa SMA N 2 Bitung.

“Urusan pendidikan, kesejahteraan rakyat, ada di Komisi saya, dan itu satu-satunya kodapil Minahasa Utara dan Kota Bitung, ada di saya. Oleh karena itu, ini menjadi aspirasi yang sangat luar biasa,” ujar Legislator Sulut Dapil Minut-Bitung ini.

Baca juga:   INR Hadir Festival Pemilihan Berintegritas Yang  Di Gelar KPU Provinsi Sulut

Politisi PSI ini menyebutkan, sejak dilantik 9 September 2019 kemarin, perjuangan Komisi IV DPRD Sulut itu sama-sama punya visi, pemahaman dan komitmen bahwa, kesejahteraan guru harus diperjuangkan. “Komitmen kami ini, kesejahteraan guru harus terus ditingkatkan,” sebutnya.

Lanjut Pangemanan, dirinya bersama Komisi IV akan memperjuangkan dana BOS untuk provinsi. “Kalau kemarin, waktu masih ada di kota itu, kita dapat dan Bosda. Di provinsi, akan kita perjuangkan. Dan saya hitung-hitung dana paling besar, dana pendidikan di APBD kita sekarang ini, Rp4 triliun lebih. Rp1 triliun itu ada di pendidikan. Nah, kita hitung-hitung kalau katakanlah 250 ribu dikalikan 3000 guru di Sulawesi Utara, hanya Rp7,5 miliar. Kalau dia 500 ribu, hanya Rp15 miliar. Saya rasa dengan ini, akan menambah kinerja dari guru-guru yang ada di Sulawesi Utara. Dan kita akan kawal dan perjuangkan ini,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan Pangemanan,”Kita perlu membangun satu sikap optimisme dan harapan yang besar bahwa, SMA N 2 Bitung ini akan menjadi contoh dan teladan. Oleh karena itu, harapan yang tadi disampaikan, tolong dikawal dan diingatkan,” kata jebolan SMA N 2 ini.

Baca juga:   Lomban : Target Partai Nasdem Sulut 3 Kabupaten Kota Menangkan Pilkada

Dalam fungsi dan tugas sebagai pengawasan, Pangemanan sangat percaya dan akan pasang badan bahwa, SMA N 2 Bitung tidak ada lagi pungutan liar (pungli).

“Saya sangat yakin dan percaya. Karena, ini sekolah yang menjadi parameter untuk sekolah-sekolah yang lain. Kalau ada kesepakatan terkait menunjang kegiatan ekstrakurikuler, saya kira ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mendidik anak-anak didik yang memiliki potensi di bidangnya masing-masing. Oleh karena itu, saya percaya kita semua bisa bersinergi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kunker Komisi IV DPRD Sulut di SMA N 2 Bitung antara lain, Wakil Ketua Careigh Runtu, Sekretaris dr. Fransiskus Andi Silangen, anggota Yusra Al Habsyi, Melisa Gerungan, Kacabdin Minut-Bitung, serta Kepala Sekolah, guru dan perwakilan siswa SMA N 2 Bitung.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments