Utamakan SDM Daerah, Meiva Lintang Minta Olly Dondokambey “Intervensi” Penerimaan ASN Instansi Vertikal

Manado, INewscrime – Banyaknya keluhan masyarakat terkait perekrutan  Aparatur Sipil Negara (ASN) utamanya lembaga vertikal yang sejatinya harus memperhatikan dan memberi kesempatan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah di soroti tajam oleh Legislator Partai. Golkar Meiva Salindeho Lintang STh.

Diketahui beberapa waktu yang lalu Kementerian Hukum dan HAM di Provinsi Sulawesi Utara melakukan perekrutan ASN yang g nantinya akan di tempatkan di semua wilayah kerja Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara. Pada Media ini Meiva Lintang mengatakan dirinya kurang yakin jika kompetensi selalu menjadi alasan kurangnya SDM lokal yang di rekrut.

“Setahu saya saat ini sedang penerimaan ASN Kementerian Hukum dan HAM. Saya mengingatkan kepada pengambil keputusan pada penerimaan tersebut agar memperhatikan juga putra-putri daerah Sulawesi Utara. Kompetensi adalah alasan klasik yang selalu diangkat, saya sendiri tidak percaya jika anak-anak kita tidak memenuhi syarat untuk mengisi lowongan sesuai kompetensi itu,” ujar Meiva Lintang kepada iNewscrime.com. Selasa (24/10/2017).

Ketua DPRD Sulut periode 2009-2014 ini, juga meminta kepada pemerintah provinsi melalui Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, untuk memperhatikan putra-putri Sulawesi Utara pada setiap penerimaan ASN instansi vertikal.

Baca juga:   Walikota Kotamobagu Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri

“Kami mendukung untuk semua program hebat bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw. Kita memiliki lulusan-lulusan yang kompetitif bisa memberi kontribusi besar pada pembangunan bangsa. Bukannya menyuruh Gubernur dan Wakil Gubernur mengintervensi, masalahnya sejauh mana peluang kerja bisa diberikan pemerintah pusat kepada anak-anak kita,” tukas legislator Partai Golkar yang terkenal vokal ini. (***)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments