Masih Banyak Warga Kotamobagu Belum Menggunakan MKJP

KOTAMOBAGU. MA.- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB)Kotamobagu  Moh Aljufri Ngandu mengatakan, pihaknya akan terus  berupaya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud untuk memberikan pemahaman kepada warga karena beberapa kejadian yang mengakibatkan warga  masuk Rumah Sakit karena kesalahan pasien usai menjalani operasi vasektomi dikarenakan tidak mengikuti apa yang dianjurkan usai melakukan vasektoni.

“Kami akan terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang motode kontrasepsi lebih aman dan baik, yaitu motode kontrasepsi jangka panjang seperti vasekotomi , Ayudi, dan impland.” Kata Aljufri Ngandu.

Menurutnya, saat masih banyak masyarakat Kotamobagu yang menggunakan alat kontrasepsi Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti suntik dan minum Pil, untuk itu kami akan terus melakukan sosialisasi

“Sesuai data yang ada,  tahun 2018 ini masih banyak mengunakan alat kontrasepsi non MKJP seperti suntik dan minum pill, hampir 60 persen.” Ungkap Aljufri Ngandu.  (DIX).

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Baca juga:   Angkatan Muda Protestan Pluralistik : Selamat Bekerja Dan Berkarya Kepada Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments