Layak Masuk Rekor MURI, Ranperda Hak Keuangan Dan Administratif Anggota Dan Pimpinan DPRD Selesai Di Bahas Hanya Dalam 4 Jam

iNewscrime.com- Layak masuk Rekor MURI, mungkin itu kalimat yang pantas di sematkan untuk pembahasan Ranperda Hak Keuangan dan Administratif Anggota dan Pimpinan DPRD.

Hanya membutuhkan waktu empat jam,ranperda tersebut tuntas di bahas, padahal normatifnya untuk satu ranperda, DPRD biasanya bekerja paling cepat tiga bulan bahkan tahunan. Terpantau jelas dalam pembahasan tetsebut upaya untuk menaikkan tunjangan anggota DPRD Sulut sangat kompak dilakukan pimpinan dan personil pansus.

Hal itu mulai terlihat sebelum pembahasan, pansus sempat menggelar pertemuan sembunyi-sembunyi di ruang rapat ketua DPRD, Rabu (9/8/2017). Pansus yang dipimpin Billy Lombok itu dengan kilat membahas pasal per pasal dan ayat per ayat ranperda tersebut. Mulai dari uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan jabatan, tunjangan alat kelengkapan, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan reses, hingga jaminan kesehatan hingga kematian. sempat terkuak dalam rapat pembahasan rahasia yang dilakukan Banggar, kenaikan gaji dan dana tunjangan bakal diperjuangkan hingga bisa menyentuh Rp50 juta. Apalagi dalam KUA-PPAS yang diajukan oleh Sekretariat DPRD, anggaran belanja tidak langsung sebesar Rp1,4 miliar diusulkan untuk realisasi Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2017, yang akan diperdakan oleh DPRD Sulut. Anggaran Rp1,4 miliar itu kabarnya akan digunakan untuk membayarkan tunjangan anggota dewan sebesar kurang lebih Rp30 juta selama tiga bulan, mulai Oktober, November dan Desember. Sementara gaji anggota dewan sebesar kurang lebih Rp19 juta per bulan sudah tertata di APBD induk 2017.

Baca juga:   Walikota Hadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kotamobagu, Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Ketua Pansus Billy Lombok saat di kerubungi wartawan yang meminta konfirmasi terkait hal tersebut membantah jika pihaknya melakukan pertemuan rahasia sebelum menggelar rapat terbuka dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Biro Hukum di ruang rapat I.

“Kami memang sedang makan siang bersama, dan sempat berbincang-bincang sedikit soal ranperda yang akan kami bahas. Tapi itu bukan rahasia,” kata Lombok.

Ia pun membantah jika pihaknya akan berupaya agar gaji dan tunjangan mereka bias mencapai Rp50 juta.

“Kami s tidak membahas angka, hanya aturannya saja,” elak Lombok

Setali tiga uang, Sekretaris DPRD Bartholomeus Mononutu saat ditanya soal anggaran Rp1,4 miliar yang diusulkan pihaknya, dengan kikuk sekwan berusaha mengelak sambil pura pura mengingat tapi enggan menjawab.

“Yang pasti untuk anggaran perubahan dimulai dari Oktober, November dan Desember,” tukas Mononutu. (rds/skivo)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments