KH. Rizali (Tokoh Muslim Sulut) : Apresiasi Tindakan TNI Dan Polri Pada Kerusuhan Lalu

-MA-Menyikapi apa yang terjadi pada tgl 22 mei 2019, Salah satu Tokoh Agama di Sulawesi Utara, KH. Rizali M. Nur yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Utara menyatakan keprihatinannya akan aksi kerusuhan yang terjadi pasca pengumuman hasil penghitungan suara pemilu 2019, khususnya Pilpres.

“Saya ikuti perkembangannya sampai puncak tanggal 21 Mei itu, mulanya baik-baik saja. Saya sendiri merasa prihatin karena apa, bulan ramadhan yang harusnya kita jaga, kita pelihara kesuciannya, kok bisa dijadikan suatu hal sedemikian rupa sehingga terjadi itu, puncaknya pada malam 22 Mei sampai dini hari,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin (28 Mei 2019).

Salah satu tokoh muslim yang di kagumi di Sulut ini M. Nur meminta ketegasan aparat keamanan untuk menindak tegas para perusuh maupun aktor intelektualnya dibalik itu semua.

Menurutnya “Ini sudah ditunggangi, perkembangan demo ini, telah saya ikuti dari awal, pas abis sahur itu. Kita harus cari siapa dibalik semua ini. Sudah ada bukti-bukti dari pihak Polri. Saya minta ketegasan dari pihak keamanan untuk menindak tegas para perusuh dan otaknya,” Ucapnya.

Baca juga:   Tidak Ada Sim/STNK Kendaranya Ditahan, Ancam Polisi Di FB, Akhirnya Di Ciduk Resmob Polres Tomohon

kalau tidak ditindak tegas, mereka tidak akan berhenti, apalagi masih ada sengketa Pilpres yang harus diselesaikan di MK.

Apresiasi saya berikan kepada pihak kepolisian dan TNI  atas tindakan tegas dan humanis terhadap para perusuh.

“Tindakan Polri itu sudah tepat, ada tahapan-tahapan tindakan yang dilakukan oleh aparat, peringatan dan segala macam. cuma yang mengada-ada itu mereka sendiri (para perusuh). Alhamdulillah sekarang sudah tenang, tinggal pihak keamanan melakukan penjagaan,” Terangnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga Indonesia khususnya di Sulawesi Utara, apapun agama dan suku bangsanya agar tetap hidup rukun dan damai.

“Kita bertetangga jangan sampai menutup diri, kita harus mendengarkan Pemerintah, para aparat keamanan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, selama para tokoh agama dan masyarakat juga memberikan contoh yang baik dalam ucapan maupun tindakan,” Ujarnya.

Ia mengajak warga agar jangan cepat termakan oleh isu isu yang menyesatkan dan juga mampu menahan diri. “Bulan Ramadhan ini kan bulan suci jadi kita harus menahan diri, sabar, kenapa harus ribut,” Tegasnya.

Baca juga:   RONNY LUMOWA,S.Sos, SE, M.Si Selamat Natal'19 Dan Tahun Baru'20

Pasca pengumuman hasil Pilpres oleh KPU beberapa waktu lalu, Ustad bersama anggota FKUB Sulut dan Asosiasi Kerukunan di Sulawesi Utara juga sudah megucapkan selamat kepada pasangan capres Jokowi dan cawapres Ma’ruf Amin periode jabatan 2019 hingga 2024.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments