Keluarga Besar DPRD Sulut Gelar Ibadah Pra Natal

dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD (foto: Sambutan Natal Ketua DPRD Sulut)

Manadoaktual.com, SULUT – Ibadah Pra Natal Keluarga Besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (7/12/2020) diruang Paripurna.

Hari Raya Natal 25 Desember 2020 tinggal menghitung hari. Menyambut itu, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B-KBD, memberikan pesan Natal.

Bertemakan ‘Natal adalah Pengharapan (Matius 1:6), Ibadah dipimpin Pdt. Steven Tumbel. Di kesempatan itu, Andi mengungkapkan makna Natalnya berdasarkan tema perenungan.

“Apa yang menjadi pesan Firman tadi sungguh luar biasa, bahwa Yesus adalah sumber pengharapan. Sebagaimana tertulis dalam Ibrani Pasal 6 Ayat 19 dikatakan, ‘Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita’,” bukanya.

“Natal adalah peristiwa yang luar biasa. Dimana, pesan pertamanya waktu Mariah mau diceraikan oleh Yusuf di Matius Pasal 1 Ayat 21 dan 23. Malaikat datang kepada Yusuf dan berkata, ‘Mariah akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan diberi nama Dia Yesus.’ Artinya yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa. Pesan kedua, bahwa sesungguhnya anak dara akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan beri nama Dia Immanuel. Artinya Tuhan beserta kita,” tambah legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Utara itu.

Baca juga:   Melky Pangemanan : Komisi IV Akan Menindaklanjuti Perihal Aduan LSM GMBI

Selain itu, esensi Natal menurut Andi adalah, sebagai momen perubahan dan pertobatan. Untuk kembali mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Kita sudah sering memperingati Natal. Tapi yang menjadi perenungan bagi saya, apasih esensi Natal bagi hidup kita? Karena Natal adalah sesuatu yang luar biasa. Dimana, dosa nature kita diubah menjadi nature orang benar, nature sebagai orang kudus, nature sebagai anak Allah, nature sebagai mempelai Kristus, nature sebagai kawan sekerja Allah, dan nature sebagai domba Allah,” sebutnya.

Andi sadar kerja-kerja legislatif tidak akan maksimal tanpa penyertaan Tuhan. Dalam memperjuangkan kepentingan ratusan ribu masyarakat Sulut, legislator harus mawas diri. Tidak boleh sampai tinggi hati dengan jabatan yang sementara dipangku, sementara di lain sisi, tidak boleh cepat menyerah dengan masalah yang ada.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, dalam sambutannya menyampaikan. “Natal secara tidak sadar adalah dimana kita boleh beromantika dengan aroma Natal seperti dengan Orang tua, keluarga, orang yang kita sayangi dalam momen Natal ini. Jadi Natal ini sudah menjadi perpaduan antara Culture dan religion, banyak romantika yang bisa kita lalui dan kenang, karena Natal kali ini paling lain dibanding Natal-natal sebelumnya”, tutup Steven Kandouw.

Baca juga:   Paat : Tujuh Nama Anggota Komisioner KPID Sulut Menunggu SK. Gubernur

Ibadah Pra Natal dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven O.E. Kandouw, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, Anggota DPRD Sulut, Sekwan Sulut Glady Kawatu dan Jajaran (ASN, THL, dan Staf), Ibu – ibu anggota KIAT Sulut dan Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut.

(Olvie)

vote
Article Rating

Bagikan berita ini!

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments