Kasat Res Mitra, Iptu Hasby : Hari Itu Juga Tangkap Penganiayaan Pakai Samurai

-MA-Kriminalitas tak lepas dari tindakan kejahatan, hal tersebut selalu berhubungan dengan penegak hukum yang merupakan bagian penyelesaian kasus.

Seperti yang sudah menjadi komitmen Kasat Reskrim Polres Mitra Iptu Muhamad Hasby dalam memberantas aksi premanisme di wilayah hukumnya patut di apresiasi.

Dalam kasuss kejahatan yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Minahasa Tenggara, pada Senin (24/08/2020) telah terjadi penaganiayaan menggunakan senjata tajam (samurai). tidak menungu lama Tim Resmob Polres Mitra di bawah kendali Kasat Reskrim Akp Muhaamd Hasby Sik. Membekuk pelaku di Deaa Tombatu pada hari itu juga (24/8) sekitar pukul 01.00 wita.

Kepada wartawan, Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara (Mitra) Iptu Muhammad Hasbi SIK, MH, membenarkan telah melakukan penangkapan yang tidak membutuhkan waktu lama, terhadap JP alias Ugeng, di desa Tombatu Satu, Kecamatan Tombatu. sesuai perintah kapolres saya Akbp Robby Rahardian bahwa kami harus sigap dan tanggap dalam merespon setiap letupan permasalahan yang terjadi di masyarakat demi memberikan rasa tentram dan nyaman agar pembangunan di kabupaten Minahasa Tenggara ini dapat berjalan dengan baik.

Baca juga:   Erens Kereh Daftar (Bacalon) Walikota Tomohon

Kasat Reskrim menghimbau agar jangan menjadikan senjata tajam sebagai alat untuk menakuti masyarakat karena itu akan menimbulkan keresahan dan pasti melanggar hukum.

Ditambahkan Kasat, saya akan menindak tegas para pembawa sajam apapun alasanya. Bagi para anak muda jangan membawa senjata tajam dalam berpergian, saya pastikan akan saya tindak tegas siapapun dia. tukas, Kasat.

Lanjut Hasbi, Alumni Akpol 2013, JP alias Ugeng ditangkap berdasarkan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/   VIII/2020/Sek-Tombatu tanggal 24 Agustus 2020 tentang Penganiayaan Dengan Menggunakan Sajam, terhadap korban Meironi Tujuwale (31) warga desa Tombatu Satu, tepatnya di rumah keluarga Dopong-Gosal, yang mengadakan acara kedukaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan dilapangan okeh tim resmob yang di pimpin oleh Ronal alias  Letu, kejadiannya pada saat Korban Meironi Tujuwale, sedang membereskan Perlengkapan sound system yang telah digunakan dalam acara kedukaan. Kemudian dihampiri pelaku yang sudah membawa senjata tajam jenis Samurai kemudian pelaku langsung mengayunkan samurai ke arah kepala korban dan mengenai bagian kepala sebelah kanan atas sehingga mengalami luka robek. Melihat peristiwa tersebut, salah satu warga yang pada saat itu berada di sekitar lokasi kejadian langsung melerai Pelaku untuk tidak melakukan penganiayaan lagi dan turut mengamankan Samurai yang digunakan,” terang Muhammad Hasbi SIK.

Baca juga:   Sebelas Jam Mencari, Basarnas Dibantu TNI Dan Kepolisian Akhirnya Temukan Dua Korban Tewas Ambruknya Tol Manado Bitung

Usai melukai kepala korban Roni Tujuwale, tersangka JP alias Ugeng, langsung melarikan diri, dan korban yang terkenan senjata tajam, dibawa ke Rumah Sakit, untuk diberikan perawatan.

“Korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan mendapatkan jahitan sebanyak 17 kali. Saat ini masih menerima perawatan medis di Puskesmas Tombatu. Dan tersangka JP yang ditangkap akan dikenai dengan Hukum yang berlaku.” jelas, Kasat Reskrim Polres Mitra, Iptu Muhammad Hasbi SIK.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments