Jatah Penerimaan CPNS Kemenkumham Sulut Terancam

INEWSCRIME.COM – SULUT – Penerimaan cpns kemenkumham yang saat ini sedang berlangsung diduga tidak objektif dan dianggap tidak memihak akan kepentingan daerah. Pasalnya metode yang digunakan untuk menetukan kelulusan dari pada peserta sangat membingungkan dimana kelulusannya diumumkan sesuai peringkat secara Nasional

Mengacu pada surat penguman dengan nomor : SEK.KP.02.01-490 tentang pelaksanaan seleksi CPNS Kemenkumham TA 2017 pada angka romawi VII sistem kelulusannya menjelaskan bahwa peserta seleksi kompetensi bidang adalah peserta yang lulus seleksi kompetensi dasar dan secara peringkat tidak melebihi 3 kali alokasi formasi yang dibutuhkanpada jabatan dalam satu wilayah.

Yang menjadi pertanyaan pada proses penerimaan serta penentuan kelulusan bagi peserta adalah mengapa kelulusan harus dilihat dari peringkat nasional sedangkan kebutuhan pada sebagian besar jabatan ada pada tingkat kewilayahan.

Menurut ketua Tim Hajar Kabupaten Sangihe Boyke Paparang, pola pengumuman dengan metode peringkat nasional ini sangat merugikan anak daerah khususnya kami di sulawesi utara. Mengapa tidak sebab sebagian formasi jabatan dialokasikan ke wilayah.

Baca juga:   DPD-RI Dukung Revisi Undang Undang Tipikor

” bagaimana jika yang kebanyakan lulus adalah orang orang yang diluar sulawesi utara tentunya hal ini akan mempengaruhi sistem dalam internal kemenkumham itu sendiri. Belum tentu mereka yang dinyatakan lulus mau dan siap untuk ditempatkan di sulawesi utara ini. Tukas mantan ketua senat Fisip unsrat manado ini.

Ia berharap pihak panitia penerimaan CPNS Kemenkumham kali ini lebih mengakomodir putra putri daerah sesuai dengan kebutuhan di masing masing wilayah. tambahnya.

Saya selaku putra daerah asli sulawesi utara meminta kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk dapat memberikan kesempatan kepada putra putri daerah sulawesi Utara untuk mengabdi kepada Negara Republik Indonesia ini melalui institusi Kemenkumham. Tidak ada salahnya jika putra puteri terbaik daerah ini dipercayakan oleh negara untuk mengabdi pada Kanwil Kemenkumham Sulut. Hal ini tentunya harus sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku pada proses penerimaan itu sendiri. Imbuhnya lagi.

Dikatakanya lagi bahwa jika kelulusanya mengacu pada peringkat nasional maka putra putri dari daerah seperti Sulut, Maluku, Ambon, Aceh dan juga papua akan merasa di anak tirikan. Seharusnya panitia penrimaan CPNS Kemenkumham saat ini membagi perwilayah saja dalam penentuan kelulusanya agar tidak menjadi polemik dikemudian hari. Bisa dibayangkan jika pengumuman kelulusanya mengacu pada peringkat nasional berarti kuota untuk di masing masing wilayah akan berkurang dan hal ini sangat merugikan kami selaku orang Daerah. Tutup Ketua Tim Hajar Kabupaten Sitaro. (Red)

Baca juga:   JK Sebut Indonesia Paling Banyak Koruptor Di Dunia

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments