James Karinda : Gaji Guru Honor Harus  Sesuai UMP

James Karinda Saat Menyampaikan Permasalahan Tentang Guru Honor di Pembahasan APBD Perubahan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2018

Deprov, Manadoaktual.com – Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan  Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 antar Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sulawesi Utara (Sulut), Senin (17/9/2018).

Bagaimana mereka bisa konsen mengajar kalau di hargai hanya dengan gaji Rp 500-600 ribu/bulan bahkan ada yang di bawah itu,”ungkap James Karinda Legislator  partai Demokrat disela sela rapat pembahasan Ranperda perubahan APBD TA 2018 Banggar DPRD Sulut bersama TAPD Pemprov Sulut.

James Karinda Saat Menyampaikan Permasalahan Tentang Guru Honor di Pembahasan APBD Perubahan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2018.

Karinda berharap guru guru Honor SMK /SMA akan terbayarkan sesuai dgn UMP agar mereka bisa konsentrasi mengajar bagi anak anak didik , juga  akan bertambah Anggaran Beasiswa bagi Mahasiswa S1,S2,S3 dan juga bagi Siswa Siswi.

Baca juga:   Tim Buser Polres Minsel Amankan Tersangka Kasus Cabul di Desa Rumoong Bawah

Lebih lanjut Karinda mengatakan bagaimana siswa bisa mendapatkan mutu pelajaran yang baik ketika guru mereka tidak konsentrasi mengajar.
“Mereka harus di gaji sesuai  UMP, “tandas Ketua Fraksi Partai Demokrat  DPRD Sulut.

Menanggapi penyampaian Karinda, Ketua TAPD yang juga Sekprov Sulut, Edwin Silangen, mengatakan sebanyak 260 guru honorer digaji sesuai UMP menggunakan dana BOS diangkat melalui SK Gubernur.

“Gaji UMP bagi 260 guru bantu dari BOS melalui kepala sekolah. Jadi, guru bantu jangan diangkat oleh kepala sekolah,” terang Edwin Silangen pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Andrei Angouw, didampingi wakil ketua Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo dan Wenny Lumentut.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Grace Punuh, menambahkan bahwa sebanyak 1930 guru honor diangkat melalui SK Gubernur menggunakan dana APBD.

“Jadi, total 2190 guru honor sudah digaji 2,8 juta per bulan meskipun jumlah honorer guru masih kurang akan ditambah secara bertahap,” pungkas Grace Punuh.

(Olvi)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Baca juga:   James Karinda : Provinsi Sulawesi Utara satu satunya yang Belum Jaminkan Warga Ikut JKN

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments