Ini Curhat Suharjo Makalalag Di Laman FB MilikNya

Kotamobagu,INewscrime.com- Tingginya tensi Pilkada sangat terasa di Kota Kotamobagu. Sejumlah pergeseran di kalangan ASN pun tak terelakkan akibat dukung mendukung pasangan calon.

Tekanan paling keras terasa pada ASN yang dianggap tidak lagi loyal pada petahana. Beberapa ASN yang dipindahkan disinyalir karena alasan tersebut. Merasa terbeban dengan hal tersebut mantan Wakil Walikota Kota Kotamobagu Suharjo Makalalag menuliskan curahan hatinya sekaligus permohonan maafnya buat ASN dan honorer yang harus menerima dampak karena tingginya tensi Pilkada didaerahnya tersebut.

Berikut Curahan hati Suharjo di laman FB milikNya.

Utatku komintan, para ASN dan para honorer Terutama yang di induk, “MAAFKAN AKU”

Karena masuknya saya sebagai Calon wakil walikota membuat posisi tugas kalian terancam. Bahkan sudah ada beberapa yg di pindah jauh di perbatasan….
Saya sangat sedih hal ini menimpa kalian semua, kasihan suami kalian, istri kalian dan terutama anak~anak kalian yang masih kecil2, orang tua kalian dan orang2 terkasih kalian semuanya…
Padahal tak pernah ada paksaan dari saya untuk kalian ikut kampanye ataupun untuk memilih saya… dan kalianpun tak pernah saya lihat disana….
Bahkan untuk hajatan pesta kalianpun saya membatasi diri untuk hadir…
Sekarang pun untuk bertemu kalian, saya jadi takut, karena bisa berdampak buruk bagi kalian… karena mata2 sang penguasa berada dimana~mana…. yang siap melapor segala aktivitas kalian bertentangan dengan kehendaknya..
Contohnya: tanteku yg sudah 20 tahun mengabdi di SMP Tanoyan sebagai guru matematika yg mempunyai 33 jam.mengajar (seminggu penuh) karena tenaga pengajar matematika kurang disana, harus menerima NASIB pindah di daerah yg jauh di labuan Uki tanpa ada penjelasan, sehingga suaminyapun langsung jatuh sakit setelah.mendengar berita pindah yg sungguh menyakitkan keluarga termasuk saya…
Saya dengar, ini gara2 saya di undang hadir di pesta anaknya (cucu bersaudara dg saya) dan buat arisan keluarga makalalag yg saya juga tidak hadir saat itu.
Saudaraku semuanya..
Untuk menghindari korban~korban selanjutnya, tanyakan kepada pak sekda dan kepala bkpp apa yang harus ku perbuat hingga kalian semua juga bisa kembali di tempat tugas semula???
Ataukah memang pilwako kotamobagu hanya milik penguasa dan kaya raya sehingga dengan semena~mena memperlakukan pegawainya seperti itu???
Ataukah ini pilwako kitamobagu bukan lagi pesta demokrasi yang seharusnya disambut dengan suka cita oleh masy termasuk ASN dan honorer bahkan aparat desa dan kelurahan???
Apa khabar panwas dan satgas OTT intimidasi polres bolmong, tolong sikapi dan tindaki masalah ini, sebelum masyarakat yang menindaki…
Ingat!!! milyaran uang rakyat digunakan untuk suksesnya pesta demokrasi di kotamobagu…
Jangan ada rakyat yang terluka, terintimidasi, atau pun takut dg hajatan ini….
Apalagi sudah banyak rakyat miskin yang menjadi korban akibat dipaksa mendukung paslon tertentu, seperti ancaman dihapus dari raskin, anak asuh, pkh, bahkan dipecat sebagai honorer dan guru ngaji….. bahkan antar keluargapun terjadi perpecahan dan pertikaian
Dimanakah sang pemimpin???
Yang bisa menyamankan dan mendamaikan situasi ini???
Apa artinya deklarasi kampanye damai dan pilkada betintegritas yang menelan biaya mencapai milyaran rupiah namun rakyat susah, takut bahkan sudah banyak yang jadi korban??? nauzubillah….
Sekali lagi, mohon maaf sebesar~besarnya untuk saudaraku semua.
Kita senantiasa berdoa Semoga ALLah SWT senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini dan diberikan jalan kemudahan di hari~hari ke depan.. Aamiin.
Khusus para pelapor dan pembisik kepada sang pemimpin!
“Kuyang in gina in utat bo kiadiknya bo kiutatnya minta sin pinogarab kon perbatasan yo dianda awu’ undamnya….” ingat do’a monia in makbul..”

Baca juga:   Tim Tambora Res Bolmong Amankan Zat Kimia Berbahaya

Menanggapi hal diatas sejumlah kalangan masyarakat di kota Kotamobagu meminta pada Panwas bekerja sama dengan Satgas Anti Intimidasi Polres Bolmong jangan diam dan menyikapi hal tersebut. Kalau memang terbukti ada praktek seperti itu agar segera di tindak lanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar seorang sumber yang mengaku menjadi salah satu korban namun bermohon untuk tidak di sebutkan namanya. (INC01)

Bagikan berita ini!

Bank Sulutgo