Ingatkan Grace Punu, Tuuk Tegaskan Dinas Pendidikan Jangan Jadi Sarang Penyamun

INewscrime. Com- Tanda awas di alamatkan Jems Tuuk pada Kadis Pendidikan provinsi Sulut yang baru dr Grace Punu.

Pada media Tuuk mengatakan selama pimpin oleh Gemmy Kawatu Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara ibarat sarang penyamun. Dikatakan oleh personil komisi I ini, dirinya menduga penyaluran beasiswa sudah menjadi komoditas, “Ini menjadi tanda awas bagi kadis baru dr Grace Punu, “ujar Tuuk di ruang kerjanya.

Tuuk juga Meminta agar eselon tiga dan dua pada dinas tersebut agar segera di lakukan penyegaran agar dugaan yang saya sampaikan diatas tidak terjadi lagi,”kata Tuuk tegas.

Diketahui sebelumnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey melakukan roling pejabat eselon 2 di lingkup pemprov Sulut dimana salah satu yang terkena roling adalah Gemmy Kawatu yang di gantikan oleh dr Grace Punu yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara. Sementara Kawatu sendiri di percayakan dipos yang baru
sebagai Kepala Badan pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah.

Lanjut Tuuk mengatakan, Punuh harus mampu melakukan perombakan terkait sistem yang selama ini dijalankan pemimpin yang lama. Contohnya penyaluran beasiswa yang tidak sesuai dan terkesan siapa yang penawarannya lebih besar mereka yang dapat banyak, “Coba tanya, berapa banyak siswa Mongondow yang dapat beasiswa.

Baca juga:   Pemindahan RKUD Pemerintah Kotamobagu Ke-BNI, Menunggu SK Walikota

“Dua tahun pemerintahan OD-SK berjalan, kebijakan-kebijakan yang diputuskan Dinas Pendidikan tidak berpihak bagi masyarakat Bolaang Mongondow. Kita (masyarakat Bolmong) tidak minta lebih, kita hanya minta keadilan,” tegas Tuuk.

Bukan hanya beasiswa yang disoroti oleh Tuuk. Sertifikasi guru pun tak luput dari perhatian Tuuk.
“Ada enam guru yang sertifikasinya tidak dibayar hanya karena alasan lewat waktu. Saya punya datanya,” Pungkas Tuuk. (Robby)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments