“Indah Putri Indriani” Dari Wakil Bupati Menjadi Bupati

-MA-Indah Putri Indriani (43), (lahir di Enrekang, Sulawesi Selatan, 7 Februari 1977) adalah Bupati Luwu Utara periode 2016 – 2021. Ia adalah perempuan pertama yang berhasil menjadi kepala daerah di wilayah Sulawesi Selatan. Sebelumnya, ia merupakan wakil bupati Luwu Utara periode 2010-2015 berpasangan dengan Arifin Junaidi.

Sebelum terjun ke dunia politik, Indah menghabiskan waktunya di dunia akademis. Ia dulu bersekolah di Pesantren Modern Datok Sulaiman. Ibu dua anak ini pernah tercatat sebagai staf pengajar program S1 dan ekstension FISIP UI, dosen pascasarjana ilmu politik UI, dosen FISIP Universitas Bung Karno, dan dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Sejalan dengan waktu menjalankan tugas sebagai kepala pemerintahan Luwuk Barat, semua indah seperti namanya. indah wajahnya, Indah kepribadiannya, indah kinerjanya, dan indah prestasinya.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, sebagai kepala daerah yang merupakan pilihan rakyat, Bupati berparas cantik ini ‘ ibarat kacang tidak lupa akan kulitnya’ ia makin getol blusukan ke semua wilayahnya hingga yang terpencil sekali pun. Ia kirimkan Bansos secara merata, bahkan dengan sepeda motor trailnya ia taklukan medan yang terjal.

Baca juga:   Kebakaran Di Liwas Ranomuut, Damkar Kota Manado Berjibaku Hingga Malam Hari

Saat panen raya, ia pun datangi petani, lalu ia borong hasil panennya, kemudian ia bagikan kepada warganya secara gratis. makin dekat dengan rakyatnya. Ia pun menggratiskan tagihan PDAM khusus bagi para pelanggan katagori pra sejahtera.

Fotto : Bupati Luwuk Utara

inilah sosok Bupati yang patut di contohi, Bupati Luwu Utara, Hajah Indah Putri Indriani yang sempat viral saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba, yang terletak di Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Bupati yang dikenal sangat toleran dan dicintai warganya ini pun ikut menyumbang 100 sak semen secara pribadi, dan menyarankan agar panitia pembangunan mengajukan proposal ke pihak pemerintah daerah Luwu Utara. Bukan hanya itu. Bupati yang saat kuliah cukup populer karena kecerdasan dan kecantikannya ini ternyata juga dermawan. Sebelumnya ia pernah menghibahkan tanah pribadinya untuk kepentingan umat Hindu.

Tak heranlah bila ibu dari dua anak ini banyak mendapat berbagai penghargaan, diantaranya penghargaan perencanaan terbaik tingkat Sulsel kategori inovasi bidang perencanaan, opini WTP oleh BPK bidang keuangan.

Baca juga:   Seorang Ladies di Jailolo Dibacok Oleh kekasihnya

Lalu Percepatan pelayanan akte kelahiran gratis bidang kependudukan, kabupaten layak anak tahun 2017 dan 2018 bidang PP dan PA. Juara satu pengelola sistem informasi kesehatan teladan se-Sulsel bidang kesehatan, BKD Award sebagai pengelola kepegawaian terbaik Sulsel tahun 2018 dan puluhan penghargaan lainnya yang mentereng.

“Semoga Pemerintah Daerah lainnya yang sejatinya memiliki otoritas terhadap persoalan ini dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Bupati cantik yang cinta lingkungan ini.

“Pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Luwu Utara periode 2016 – 2021, Indah Putri Indriani kembali terjun di dunia politik dengan mencalonkan diri menjadi Bupati dan berpasangan dengan Muh. Thahar Rum sebagai wakilnya. Indah resmi bertarung duel dengan pasangan petahana Luwu Utara, Drs. Arifin Junaidi dan wakilnya Andi Rahim. Pada pertarungan kepemimpinan daerah lima tahunan itu, Pasangan Indah Thahar (PINTAR) dinyatakan oleh KPU sebagai pemenangnya. Indahpun mencatat sejarah baru di pilkada di Sulawesi Selatan.

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Baca juga:   Wenny Lumentut, Dianugrahi Penghargaan Tri Prestasi Indonesia
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments