HJ : Kapolda Sulut Harus Pecat Personil Polda Sulut Pelaku Amoral

Foto Mesum Dua Personil Polda Sulut Yang Di Duga Berbuat Amoral. 

MANADOAKTUAL.COM— Sebagai aparat penegak hukum personil Polri sejatinya harus memberikan contoh yang baik pada masyarakat.
Begitupun dengan para petinggi institusi Kepolisian harusnya tegas menindaki personil nakal yang mempermalukan institusi Kepolisian.

Hal diatas dikatakan oleh Hendra Jacob, eks Brigadir Polisi yang belakangan kerap menyoroti banyaknya kejanggalan dari para pemangku jabatan dalam mengambil keputusan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh personil di instansi Kepolisian.

Salah satu yang disorotinya adalah hubungan asmara terlarang yang diam-diam dijalin dua oknum polisi di jajaran Polda Sulut berinisial AKP RM dan Bripka V yang akhirnya terkuak.

“Saya tidak mau munafik, sebagai eks personil Polri yang di PTDH karena kasus BNI saya mengakui kesalahan saya walaupun dalam kasus tersebut ada kejanggalan karena seorang Kombes tidak di pecat padahal ada kaitan erat dengan kasus tersebut. Kalau saya dan kawan kawan lain bisa ditindak tegas dengan sanksi pemecatan kenapa AKP RM dan Bripka V tidak, “tegas pria yang kerap merendah dengan sebutan “tome tome” ini.

Baca juga:   Panglima TNI : "Berdasarkan Survey,Selalu Yang Terbaik Adalah TNI POLRI"

Menurutnya. Sanksi tersebut sangat pantas diberikan, mengingat perbuatan keduanya telah mencoreng citra Polri.

“Saya mendesak Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Royke Lumowa, MM, memberikan sanksi pemecatan kepada anggota yang terlibat selingkuh,” ujar Jacob, saat dihubungi awak media.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa pemecatan itu dapat dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011, Pasal 6 dan Pasal 16. “Wajib hukumnya oknum Polri yang terlibat perselingkuhan untuk diberikan sanksi pemecatan,” tegasnya.

“Sesuai TR Kapolri bahwa anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang melakukan perbuatan asusila terhadap anggota Polri, dengan Polwan, Bhayangkari, PNS Polri memenuhi persyaratan di PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) dengan mengacu dan mempedomani Perkap 14 tahun 2011 pasal 6-16. Itu dasarnya,” tutur Jacob.

Sebagaimana diketahui, foto mesum antara oknum AKP Malonda dan Bripka V, kini tengah marak beredar di media social. Dalam foto tersebut, keduanya terlihat asyik bermesraan dalam kondisi bugil.

Bripka V sendiri diketahui merupakan bawahan dari AKP Malonda, dan telah bersuami. Suami Bripka V juga anggota polisi, yakni Bripka R.

Baca juga:   Tak Tahan Terus Terusan Di Serang Di Medsos, VAP Polisikan HJ

Menurut informasi, foto mesum keduanya terungkap, saat suami Bripka V menemukan memory card miliknya. Ketika diperiksa, di dalam ditemukan ada sejumlah foto panas dan chatingan mesra antara AKP Malonda dan Bripka V. Hal ini menunjukkan kalau keduanya telah berselingkuh.

Keberatan atas hal tersebut, suami Bripka V lantas mendatangi SPKT Polda Sulut, guna melaporkan aksi AKP Malonda agar diproses hukum. Tak hanya itu, suami Bripka V juga melaporkan tindakan keduanya ke Propam Polda Sulut. “Bukti foto dan lainya juga sudah saya lampirkan bersama dengan aduan saya,” ucap Bripka R dengan nada sedih.

Sementara itu, Kapolda Sulut saat dihubungi melalui Kabid Humasnya, Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan bahwa dirinya masih akan mengecek laporan tersebut.
Selain itu, Abast juga menambahkan, sekalipun itu oknum perwira jika sudah terbukti bersalah akan ditindak tegas sesuai dengan perbuatan. (***/Red)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments