Hearing Dengan Dinas Perkebunan Rocky Wowor Katakan “Pemerintah Harus Ada Untuk Rakyat”

Foto : Rocky Wowor Bersama Pimpinan Komisi 2 Cindy Wurangian Dan Noldy Lamallo Saat RDP Dengan Dinas Perkebunan.

INewscrime.com – Rocky Wowor legislator PDIP Dapil Bolmong dalam rapat pendapat dengan Dinas perkebunan Provinsi Sulawesi Utara di Deprov Sulut Selasa,27 Maret 2018, mengatakan dinas perkebunan harus intens membangun komunikasi dengan dinas lainnya dan harus banyak turun kelapangan melihat langsung realita yang terjadi
“Contohnya saat kelapa lagi turun harga. Dinas harus bisa memberikan alternatif tanaman lainnya,masyarakat mau menanam tanaman alternatif lain misalnya rica,jagung atau tanaman apa saja yang waktunya cepat sambil menunggu harga kelapa stabil. Jadi petani tidak hanya menunggu olahan mentahnya,”tukas legislator yang digadang gadang untuk maju kedua kalinya sebagai legislator Bolmong di Deprov Sulut.

Alternatif lainnya menurut Rocky adalah dinas perkebunan harus menggandeng dinas lainnya untuk melakukan sosialisasi memfasilitasi bibit atau mendatangkan investor untuk mengolah tempurung menjadi arang tempurung karena setau saya arang tampurung itu bisa untuk ekstrak emas.
“Intinya Pemerintah harus ada untuk rakyat, berikan peluang lainnya pada petani sehingga tidak hanya berharap pada produk mentah saja, petani kita tidak akan pernah maju kalau seperti itu,”tukas Rocky

Hal yang sama juga berlaku untuk harga Tanaman Pala yang menurut Rocky terlalu banyak Midle Man yang bermain. Akibatnya karena terlalu banyak Midle Man harga Pala merosot. Contohnya saat di lempar ke pasaran lantas pala kita tercampur dengan produk pala dari daerah lain yang sudah terkena Toksin akhirnya pala kita juga yang Kena imbasnya dan dikembalikan. Padahal kualitas pala sitaro adalah yang terbaik didunia, selain itu 70 persen kebutuhan Pala dunia berasal dari Sitaro,”ungkapNya.

Baca juga:   Ini Penjelasan Felly Runtuwene Beredar Video Pulpen Berisi Uang

Dalam hal ini menurut Rocky pemerintah harus mendatangkan investor untuk langsung membeli Pala dari petani. Sehingga mata rantai penjualan dari petani pada pembeli di persingkat. Dengan begitu harga Pala bisa Stabil dan petani bisa harga maksimal, “ujarnya lagi.

“Tidak seperti sekarang yang harganya paling mahal hanya mencapai 60 ribu/kg. Sangat jauh jika di bandingkan dengan harga Pala dunia yang mencapai 400 ribu/Kilogramnya,”urai Rocky.

Hal lain yang dikatakan Rocky adalah pentingnya Dinas Perkebunan dan dinas terkait bersama pemerintah Kabupaten menghilangkan ego sektoral. Pemerintah Kabupaten adalah pemerintah yang paling mengetahui keberadaan para petaninya.
“Pemerintah Kabupaten jangan hanya berharap pada pemerintah Provinsi olehnyaPemerintah Kabupaten harus banyak konsultasi dengan dinas dinas terkait agar ada alternatif lain buat Petani,” tutupNya.

Diketahui RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi 2 Deprov Sulut Cindy Wurangian, Wakil Ketua Noldy Lamallo serta sekretaris Fraksi Rocky Wowor beserta personil komisi lainnya diantaranya Teddy Kumaat dan Ferdinand Mangumbahang. (Bob)

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Baca juga:   Walikota Hadiri Paripurna Penyampaian Ranperda Perubahan APBD Kotamobagu Tahun 2018
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments