Gugatan Paslon JaDi-Jo Ditolak Bawaslu-RI

KOTAMOBAGU. MA.- Langkah Pasangan Calon (Paslon) Jainuddin Damopolii–Suharjo Makalalag (JaDi-Jo) melakukan laporan gugatan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum Repiblik Indonesia (Bawaslu-RI) atas dugaan Politik Uang (money politic) yang dilakukan oleh Pasangan Calon (Paslon) Ir Hj Tatoong Bara – Nayodo Koerniawan pada Pilkada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu tanggal 27 Juni 2018 ditolak Bawaslu-RI.

Hal tersebut setelah pada pada sidang putusan yang digelar  oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu-RI) pada Rabu 1 Agustus 2018 siang tadi, mengeluarkan Putusan yang bernomor: 002/KB/BWSL/VII/2018, dengan menyatakan menolak keberatan pelapor.

Dalam sidang tersebut Bawaslu – RI Juga menguatkan putusan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara yang bernomor: 01 /TSM/BWSL.SULUT/VI/2018 Tanggal 10 Juli 2018.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Tatong Bara – Nayodo Koerniawan (TB-NK). Syarifudin Mokodongan, saat membenarkan dengan adanya putusan Bawaslu RI tersebut.

“Iya sudah ada putusan tadi sore di kantor Bawaslu-RI Jakarta. Dimana gugatan JaDi-Jo ditolak Bawaslu RI,” ujar Syarifudin.

Dengan adanya putusan Bawaslu RI tersebut, Pasangan Calon yang menang dalam Pemilihan Waliota dan Wakil Walikota Kotamobagu 2018 yakni Pasangan Ir Hj Tatong Bara – Nayodo Koerniawan,SH. (TB-NK). pilwako yakni TBNK tinggal menunggu proses pelantikan sebagai Walikota dan Wakil Wakota Kotamobagu terpilih untuk periode 2018-2023.  (DIX).

Baca juga:   Wowor Apresiasi Kebijakan Tax Amnesty Kendaraan Cetusan Gubernur Sulut.

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments