Fritz J Dilapanga: Kita Wajib Lestarikan Situs Bersejarah

KOTAMOBAGU. MA.- Makam bersejarah milik Bogani Ponuak yang terletak di Desa Tabang Kecamatan Kotamobagu Selatan dilakukan pemugaran oleh pemerintah Desa Tabang.

Menurut Sangadi ( Kepala Desa) Tabang Fritz Junius Dilapanga, pemugaran Makam Bogani Ponuak ini mengunakan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) guna untuk melestarikan situs situs sejarah yang ada di wilayah Kota Kotamobagu agar menjadi salah satu bukti sejarah pada anak cucu nanti.

“Pemugaran situs bersejarah ini kita mengkobinasikan  Anggaran Dana Desa dan Dana Desa untuk pelestarian situs bersejarah ini, untuk Makam kita gunakan Dana Desa, sementara untuk Gapura kita gunakan Anggaran Dana Desa.” Kata Fritz Junius Dilapanga. Saat ditemui awak media beberap waktu lalu.

Sangadi Desa Tabang ini menjelaskan, Bogani Ponuak adalah salah satu keturunan Raja Loloda Mokoagow, yang masa keboganiannya pada zaman kepemerintahan Raja Cornelius Manoppo sekitar tahun 1823 sampai 1829 Masehi.

“Bogani Ponuak adalah keturunan Raja Loloda Mokoagow, merupakan salah satu panglima perang pada zaman kepemerintahan Raja Cornelius Manoppo sekitar tahun 1823 sampai 1829 Masehi. ” Kata Fritz Junius Dilapanga.

Baca juga:   Wakil Walikota Kotamobagu Hadiri HUT Ke-590 Kabupaten Minahasa

Dikatakannya, konon Bogani Ponuak ini dikenal sebagai panglima perang berbadan sedang yang cerdas, kuat dan berwibawah, yang juga mewarisi sifat arif dan bijaksana pada zaman itu.

“Konon, Bogani Ponuak itu bagian tengah lidahnya tampak terbelah, bicaranya pun terdengar cadel, namun tetap jelas gamblang dan tegas, serta juga mewarisi ilmu pengobatan, dia dapat menyembuhkan dirinya serta prajuritnya yang luka-luka atau mengalami sakit,” Ungkap Sangadi Tabang ini.

Penulis: (DIX).

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of