Fery Keintjem : Saya Akan Kerahkan Semua Sumber Daya Yang Saya Miliki Pasca Keluarnya SP2HP

INewscrime.com – Dirut PD Pasar Manado Fery Keintjem,  pada media saat konfrensi pers di Salah satu rumah kopi di bilangan Sario mengatakan dirinya akan mengerahkan semua sumber daya yang dirinya miliki pasca keluarnya SP2HP atas perkara yang menimpanya dimana dirinya di laporkan melakukan penipuan terkait kontak pembuatan MCK/WC umum di pasar Bersehati Manado.

“Saya akan kerahkan semua sumberdaya yang saya miliki pasca keluarnya SP2HP ini, 8 bulan saya bersabar dan sekarang puji Tuhan semua kebenaran telah terungkap, “tukasnya.

Dalam conpress tersebut dirinya juga menegaskan walaupun telah memaafkan orang orang yang melaporkannya namun dirinya tetap akan melapor balik pihak pihak yang telah memfitnahnya dalam hal ini Abdul Gani dan istrinya.

” tetap akan saya Laporkan agar ada efek jera dan kedepannya tidak akan ada orang lain mereka perlakukan seperti yang mereka lakukkan pada saya, “imbuhnya.

Dalam conpress tersebut Keintjem juga menegaskan bahwa semua kebijakan yang di jalankannya sebagai Dirut PD Pasar semuanya sudah di komunikasikan dengan owner dalam. hal ini Walikota dan Wakil Walikota Manado Vicky Lumentut dan Moor Bastiaan.

Baca juga:   Hari ini, DPRD Sulut Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap RAPBD 2018

“Semua kebijakan pastinya saya komunikasikan dengan owner merekakan hanya tinggal di Manado bukan  di luar negeri,  yang satu di Malalayang satunya lagi di Mapanget, “ujar Keintjem sedikit berkelakar.

Saat di tanyakan laporan seperti  apa yang akan di layangkan. Spontan Keintjem menjawab  laporan balik yang akan dimasukkan ke Mapolda Sulut dalam waktu dekat ini atas dasar pencemaran nama baik dan Undang-Undang (UU) Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE),”katanya.

Adapun pasal yang akan dilayangkan oleh Fery Keintjem yakni UU ITE Pasal 45 A ayat 1 dengan hukuman penjara selama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1 Miliar.

Di bagian akhir dirinya menegaskan drngan keluarganya SP2HP ini juga membuktikan bahwa stigma bahwa pd pasar adalah sarang korupsi otomatis terbantahkan, “teman teman media dan masyarakat

Adapun Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor: B/613/IX/2017/ Ditreskrim dari Polda Sulut tertanggal, 25/9/2017 yang ditandatangani Kasubdit 1, AKBP Joudy Kalalo, S.Sos, Ditreskrimum Polda Sulut yang berisi penyelidikan atas laporan Abdul Gani Tamimu (Tanggal, 28/8/2017) dan Berdasarkan Surat Laporan Polisi nomor : LP/667/VIII/2017/SULUT/SPKT)/terkait dugaan tindak pidana Penipuan, sehubungan dengan kontrak pengelolaan MCK/WC umum di kompleks pasar Bersehati Manado, senilai Rp 210 juta tidak bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan. (Bob)

Baca juga:   James Karinda Turun Langsung Korban Banjir Di Pengungsian

Bagikan berita ini!

avatar
  Subscribe  
Notify of