Ferry Liando : Tak Ada Sanksi Institusi Terhadap Edwin Lontoh, Akan Berdampak Pada Trust Publik Terhadap Lembaga Dewan

Manado, INC. COM – Sudah diduga sebelumnya oleh banyak kalangan bahwa perkara yang menimpa Edwin Lontoh tak akan mendapat ganjaran yang setimpal akhirnya terbukti.

Hal tersebut terbukti setelah menjalani proses penahanan, pemeriksaan hingga proses Peradilan Edwin Yerry Lontoh akhirnya diputuskan hanya mendapatkan ganjaran berupa rehabilitasi.

Terkait hal tersebut Ferry Liando pengamat politik dan pemerintahan berpendapat bahwa sepertinya tradisi hukum kita belum sepenuhnya menunjukkan prinsip keadilan.
“Dari sisi normatif, barangkali ada ketentuan sehingga memungkinkan Pak Lontoh beraktivitas kembali, namun demikian hukum harusnya memberi jaminan atas aspek Psikologi publik, “ujarnya pada iNewscrime.com.

Dikatakan oleh Liando Sepertinya korelasi antara aturan normatif dengan aspek moralitas itu makin menjauh.” “Perbuatan melawan hukum tidak ikuti dengan sangsi yang melahirkan efek jerah. Jika ini akan dia biasakan maka akan ada 2 hal yang memungkinkan terjadi. Pertama pelaku akan melakukannya kembali. Kedua, tindakan pelaku akan dicontohi karena pelaku adalah publik figur, “ujarnya lagi.

Saat di tanyakan apa dampaknya buat instttusi Dewan yang di naungi oleh Edwin Lontoh. Dikatakan oleh Akademisi dari Universitas Sam Ratulangi ini sangat besar.
“Tak adanya saksi secara institusi dari Dewan apalagi mengingat dewan memiliki Badan Kehormatan. Efek besarnya adalah institusi politik dimana yang bersangkutan bernaung akan kena imbas. Trust politik publik akan terganggu terhadap lembaga DPRD secara institusi,”pungkas Doktor yang juga sering dipercayakan oleh KPU Pusat dalam penyusunan serta penyempurnaan tata cara serta aturan pemilihan umum ini. (Bob)

Baca juga:   Andrei Angouw : Silk Air diharapkan Tingkatkan Pelayanan dan Penerbangan Ke Manado

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments