DPRD Sulut Gelar Rapat Koordinasi Badan Kehormatan Se-Provinsi Sulawesi Utara

DPRD Sulut Gelar Rapat Koordinasi Nadan Kehormatan  Se-Provinsi Sulawesi Utara

Sulut, Manadoaktual.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) telah menggelar rapat koordinasi Badan Kehormatan ( BK) se-Propinsi Sulawesi Utara, diruang rapat  kantor DPRD Sulut, Selasa ( 19/11/2019).

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi Ketua BK Sulut Sandra Rondonuwu secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi BK tersebut.

Angouw berharap dengan diselenggarakan kegiatan ini, Badan Kehormatan ( BK) dapat menentukan pandangan terhadap para anggota dewan dengan membuat Kode Etik dewan.

Badan Kehormatan juga harus membuat kode Etik yang benar benar pas dengan perilaku dengan perilaku para legislator,kata Angouw.

Karena kode etik ini salah satu aturan untuk menjaga prilaku anggota dewan dalam bertindak, mana yang boleh dan mana yang tidak, ujar Angouw.

Kode Etik yang disusun harus benar benar pas, sesuai pedoman bertindak dan berprilaku, sehingga para legislator dapat bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya dengan baik,paparnya.

Kode Etik ini juga untuk mengingatkan anggota dewan bagaimana berprilaku yang baik dan sopan,  menjaga wibawa, sehingga tidak menimbulkan citra buruk di mata masyarakat,tambahnya.

Baca juga:   DPRD Sulut Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD T.A 2020


Sementara itu Ketua BK DPRD Propinsi Sulawesi Utara Sandra Rondonuwu menjelaskan diselenggarakan kegiatan ini supaya mempunyai pemahaman bersama apa yang menjadi tugas dan kinerja BK.

” Artinya kami ingin mendorong BK se-Kabupaten Kota melaksanakan semaksimal tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan,kata Sandra.

Dalam PP N0 12 tahun 2018 memberikan penjelasan apa yang menjadi tugas dan tangyung jawab BK, termasuk antara lainnya menyusun Kode Etik, jelas Sandra.

BK akan menyusun Kode Etik Propinsi, diharapkan juga Kabupaten /Kota  untuk dapat menyusun Kode Etik,urai Sandra.

Untuk pemateri, kami mengundang narasumber dari bidang Hukum dan  Etik, Yakni Toar Palilingan SH, MH dan Pastor young yang paham soal Hukum dan Etika,kata Sandra.

Dengan menyusun Kode Etik  dan kemudian disahkan menjadi kode etik propinsi,maka itu menjadi benteng bagi anggota dewan dari sisi etika dan moral, sehingga tahu, kita berjalan direl rel mana, untuk menjaga citra baik kita dimata masyarakat, paparnya.

Di ketahui rapat ini dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Ketua James Arthur Kojongian dan Ketua Badan Kehormatan Sandra Rondonuwu serta para pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota, Narasumber.

Baca juga:   Walikota Kotamobagu Pantau Langsung Stok Bulog

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments