Di Panggil Timnas Pelajar, Yehezkiel Supit Dapat Support Dari Toar Pioh

Foto : Yehezkiel Saat Berlaga Pada Salah Satu Turnamen.

INewscrime.com – Satu lagi pemain berbakat dari Sulawesi Utara  bernama Yehezkiel Supit,  pelajar SMA Negeri I Manado di panggil  untuk memperkuat Timnas Indonesia U-16 di ajang Internasional Borneo Cup di Kinabalu Malaysia 5-7 oktober 2017.

Adapun ikhwal di rekrutnya Yehezkiel karena penampilan apiknya  saat ikut memperkuat PS Panther tahun 2016 lalu di Jakarta dan Jatim dalam turnamen Liga Pelajar U-16 Piala Menpora.

Pemain berusia 16 tahun yang berposisi sebagai pemain depan namun bisa juga di plot sebagai gelandang ini saat di wawancarai oleh media ini mengatakan dirinya  bersyukur bisa kembali merasakan atmosfir persepakbolaan nasional.

Sebenarnya ini bukan pertama kali saya direkrut oleh Timnas, tahun 2013 daya sudah masuk  tim. Tapi sayangnya tim tersebut dibubarkan,” tutur Yehezkiel.   Menurutnya ini adalah kesempatan langka yang tidak akan datang ke dua kalinya untuk dia pribadi, dan secara tidak langsung Kebanggaan untuk induk organisasi sepakbola itu sendiri khususnya Sulawesi Utara.

“Semoga semua pihak bisa lebih membuka mata untuk memperhatikan kami, “ujar Yehezkiel. 

Foto : Yehezkiel Di Kawal Ketat Oleh Lawan Dalam Satu Pertandingan.

Ada hal menarik Di balik pemanggilan dan keberangkatan Yehezkiel ke Bandung untuk  persiapan Timnas pelajar Indonesia ke Malaysia. Seperti yang sudah di singgung di atas, ini adalah kali kedua setelah sebelumnya di tahun 2013 dirinya di rekrut oleh Coach Indra Syafri, namun saat itu Tim harus bubar karena masalah dualisme di tubuh PSSI. Nah di pemanggilan kedua ini lain lagi masalahnya, Asprov PSSI Sulut maupun Koni Sulut terkesan kurang memberi perhatian. Bahkan untuk membeli tiket pesawatpun semua di upayakan sendiri oleh keluarga.

Baca juga:   Komite Pemilihan : 18 Desember KLB ASPROV Sulut di Gelar
Foto : Bersama Dandim 1309 Manado Letkol (Arm) Toar Pioh.

“Kami sebagai orang tua sangat bangga atas prestasi anak kami, walaupun serba terbatas segala hal yang berkaitan dengan perkembangan Yehezkiel kami upayakan sendiri, “ungkap Yunita Gosal ibu kandung Yehezkiel. Kami sangat berharap kedepannya ada kepedulian dari pemerintah untuk anak kami, karena anak kami bukan membawa nama pribadi saat berangkat ke Malaysia nanti, tapi Timnas  Indonesia, otomatis nama daerah Sulut otomatis juga terangkat,” ujar Yunita Gosal.

Hal yang sama juga di katakan oleh Otavian Supit ayah Yehezkiel yang sehari hari berprofesi sebagai supir di dinas kebersihan Manado, ” jujur kurang sekali perhatian pemerintah untuk atlet di tingkatan yunior, bersyukur masih ada pak Toar Pioh yang mau membantu,”

Foto : Suasana Saat Bincang Antara Dandim Beserta Yehezkiel dan Kedua Orang Tuanya.

Memang pada hari senin (25/9) Jehezkiel Menyempatkan  diri untuk sowan pada Dandim 1309 Manado Letkol (Arm)  Toar Pioh. Lewat kesempatan tersebut Toar pioh mengajak semua komponen untuk mau terbeban dengan kondisi olahraga sekarang khususnya di Sulut,” kita punya banyak atlet potensial. Sayang output mereka tak jelas karena minimnya perhatian, “imbuhnya saat menerima Yehezkiel di Kantornya.

Baca juga:   Ratusan Atlit Silat Memperebutkan Piala Pangdam XIII/Merdeka

Dalam kesempatan tersebut Dandim mengingatkan Jehezkiel untuk tidak cepat puas dan terus mengasah skill dan mental. Tak lupa Dandim juga memberi bantuan untuk Jehezkiel, untuk dipakai selama di TC di Bandung sebelum berangkat ke Malaysia.

“Terus kembangkan diri, asah skill dan mental, perjalanan masih panjang. Ini baru step awal, ” tegas Pioh pada Yehezkiel.

(Robby Kumaat Mononimbar)

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments