Devi : Masyarakat Kotamobagu Diminta Terus Laksanakan Program PSN

KOTAMOBAGU. MA.- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu Devi CH Lala, S.KM.  terus menyeruhkan kepada masyarakat Kota Kotamobagu untuk terus menggalakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M (Menutup, Menguras dan Mengubur).

Hal ini guna mengantisipasi terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebabkan penyakit Deman Berdara Dengue (DBD) serta penyakit Chikungunya melalui gigitan nyamuk, apalagi sudah mulai masuk musim penghujanan.

”Untuk mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang dapat menyebabkan penyakit demam berdara dengue ,  masyarakat diminta untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan cara melaksanakan program pemberantasan sarang nyamuk.” Kata Devi CH Lala. Jumat (2/11/2018)

Devi CH Lala, mengatakan, sistem pengasapan ( Fogging) hanya bisa membunuh nyamuk dewasa saja namun tidak bisa membunuh jentik jentiknya, bahkan hanya membuat nyamuk menjadi kebal. Kalau sarang nyamuk sudah tidak ada, maka jentik nyamuk tidak akan berkembang biak.

“Foging itu bukan hal yang utama dalam pemberantasan nyamuk. Sebab selain mengandung racun, itu membuat jentik nyamuk akan menjadi kebal. Untuk itu kita harus kita terapkan yang namanya PSN (pemberantasan sarang nyamuk. red).” Ungkap Devi CH Lala.

Baca juga:   Aktivis Berharap PETI Diwujudkan Menjadi WPR

Dikatakannya juga, untuk kasus penyakit Demam Berdara Dengue (DBD) di Kota Kotamobagu diakhir tahun 2018 ini terus mengalami penurunan. Tidak seperti pada tahun sebelumnya.

“Insyaallah dengan cuaca seperti ini kasusu DBD di Kotamobagu tidak akan naik. Asalkan masyarakat terus melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk di setiap lingkungan masing masing.” Pungkas Devi CH Lala.

Penulis: (DIX).

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments