Terkait Deviden Bank SULUTGO, “OD Bela Direksi”, Cuekin Rekom Banggar

Manado – Berbeda dengan anggota Banggar DPRD Sulut yang mengkritik deviden PT Bank SulutGo pada tahun 2016 yang dinilai mengalami penurunan dibandingkan tahun 2015.

Tanggapan berbeda justru di sampaikan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang notabene adalah sebegai pemegang saham pengendali. Menurut Olly Dondokambey, kinerja direksi Bank SulutGo yang baru bertugas akhir tahun 2016 justru mengalami progres peningkatan, itu dibuktikan dengan laba hingga tri wulan kedua tahun 2017 yang melampaui target.

“Target tahun ini untuk kinerja manajemen Bank SulutGo 40 Reating Construction, kinerja direksi selalu saya evaluasi. Target deviden juga tercapai, intinya kinerja baik manajemen Bank SulutGo untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan di Sulawesi Utara dan Gorontalo,” jelas Olly Dondokambey pada rapat paripurna KUA-PPAS perubahan APBD 2017 di DPRD Sulut, pekan ini.

Sebelumnya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi 2 DPRD Sulut, 2 pekan lalu, Direktur Pemasaran Bank SulutGo, Meky Taliwuna, menegaskan BSG digital menjadi program utama Bank SulutGo untuk meningkatkan transaksi bisnis yang berdampak pada peningkatan keuntungan.

Baca juga:   Reza Nangka Putra Tomohon Jabat Kepala Biro Pariwisata DPP Partai Demokrat

Dijelaskan Meky Taliwuna, hingga triwulan kedua tahun 2017, Bank SulutGo telah meraup laba sebesar Rp. 203 Milliar dari target laba hingga 31 Desember 2017 sebesar Rp. 320 Milliar.

“Jika tidak ada halangan laba tahun 2017 bisa mencapai Rp. 350 Milliar, di atas target rencana bisnis, dibandingkan tahun 2016 laba Rp. 258 Milliar,” terang Meky Taliwuna pada rapat yang dipimpin ketua komisi 2 Cindy Wurangian, didampingi wakil ketua Noldy Lamalo, anggota Billy Lombok, Ferdinand Mangumbahang dan Raski Mokodompit.

Lanjut Meky Taliwuna, kenaikan laba disebabkan performance, peningkatan bisnis dan efisiensi biaya.

“Kedepan tak terelakkan lagi kita harus memaksimalkan BSG digital yang tahun ini mulai mobile banking, launching KPR dan KPM, orientasi ke retail, meningkatkan transaksi ATM. Sekaligus mengharapkan penambahan penyertaan modal untuk mengejar CAR diatas 20 persen yang saat ini baru 16 persen,” jelas Meky.

Diketahui dalam pembahasan KUA PPAS antara banggar dan TPAD Pemprov Sulut beberapa waktu yang lalu, sebagian personil banggar mempertanyakan deviden Bank Sulut yang tak kunjung meningkat sejak kepemimpinan Direksi baru. Sebagian personil banggar bahkan merekomendasikan Direksi Bank Sulut di ganti. (Robby)

Baca juga:   Musik Tradisional Rabambo Berhasil Direvitalisasi

 

Bagikan berita ini!

vote
Article Rating

Bank Sulutgo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments